Konflik Rusia Vs Ukraina
Dielukan Warga, Presiden Ukraina Zelensky Kunjungi Kherson yang Berhasil Dibebaskan dari Rusia
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengunjungi wilayah Kherson yang baru saja dibebaskan dari penjajahan Rusia.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
Setelah berhasil merebut Kherson, Presiden Rusia Vladimir Putin sempat melakukan deklarasi Kherson sebagai bagian dari Rusia pada sebuah upacara di Kremlin, September lalu.
Meskipun pasukan militer Rusia telah mundur, masih ada rasa takut adanya tentara Rusia yang tinggal di Kherson menyamar menjadi warga sipil.
Zelensky sendiri menyatakan bahwa pemerintah Ukraina sedang berproses menahan para tentara Rusia dan tentara bayaran Rusia yang tertinggal di Kherson.
Sebagai informasi, pasukan Rusia telah mundur dari wilayah Kherson, Ukraina, di tepi kanan Sungai Dnipro pada hari Jumat (11/11/2022).
Dilansir TribunWow.com, hal ini menjadi kekalahan militer terbesar Rusia sejak memulai invasinya pada Kamis (24/2/2022).
Pasalnya, kota pelabuhan Kherson, merupakan satu-satunya ibu kota regional Ukraina yang berhasil diduduki Rusia dalam pertempuran sengit selama hampir sembilan bulan.
Baca juga: Istrinya Tewas karena Misil Tentara Rusia, Pria Ukraina Jawab Begini jika Dapat Bicara ke Putin
Tidak seperti retret Rusia baru-baru ini di Ukraina timur, penarikan mundur pasukan dari Kherson tampaknya berlangsung dalam urutan yang relatif baik.
Lantaran Jembatan Antonivskyi di atas Dnipro diledakkan semalam, infanteri Rusia terlihat berjalan melintasi jembatan ponton pada dini hari.
"Hari ini adalah hari paling bahagia bagiku! Saya belum memejamkan mata selama 24 jam," kata seorang warga Kherson, dikutip The Moscow Times, Sabtu (12/11/2022).
"Tidak ada yang lebih baik daripada menonton Russkies berlutut."
Penarikan penuh pasukan Rusia terjadi kurang dari 48 jam setelah Menteri Pertahanan Sergei Shoigu memerintahkan mundur melalui siaran langsung televisi.(TribunWow.com)