Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Bongkar Strategi Rusia, Ukraina Sebut Pasukan Putin Jarah Rumah di Kherson dan Pura-pura Jadi Warga

Ukraina menuding pihak Rusia berusaha untuk menyerang diam-diam dengan cara berpura-pura sebagai penduduk Kherson.

AFP
Pasukan militer Rusia saat berada di Mariupol, Ukraina. Terbaru, pasukan Rusia dituding telah menjarah rumah-rumah penduduk dan mendudukinya untuk menipu tentara Ukraina, Senin (7/11/2022). 

TRIBUNWOW.COM - Ukraina menuduh Rusia menjarah rumah-rumah kosong di kota selatan Kherson.

Dilansir TribunWow.com, pasukan berpakaian sipil Rusia disebut ditempatkan pada rumah-rumah itu untuk mempersiapkan pertempuran jalanan di depan melawan tentara Ukraina.

Hal ini menjelaskan mengapa tentara hingga Presiden Rusia Vladimir Putin sebelumnya mendesak penduduk untuk meninggalkan wilayah tersebut.

Baca juga: Pengakuan Warga Kherson yang Dikuasai Rusia, Ditakut-takuti Serangan Ukraina hingga Hidup Terasing

Dilaporkan Al Jazeera, Senin (7/11/2022), dalam beberapa hari terakhir, Rusia telah memerintahkan warga sipil keluar dari Kherson untuk mengantisipasi serangan Ukraina untuk merebut kembali kota itu.

Sebagaimana diketahui, Kherson merupakan satu-satunya ibu kota regional yang direbut Moskow sejak invasinya pada akhir Februari.

Kherson, dengan populasi sebelum perang hampir 300.000 jiwa, telah dibiarkan dingin dan gelap setelah listrik dan air terputus ke daerah sekitarnya selama 48 jam terakhir.

Pejabat Rusia menyalahkan 'sabotase' Ukraina dan mengatakan mereka bekerja untuk dapat memulihkan aliran listrik.

Sementara, pejabat Ukraina mengatakan Rusia telah membongkar kabel listrik sepanjang 1,5 km (0,9 mil), dan listrik mungkin tidak akan kembali sampai pasukan Ukraina merebut kembali daerah tersebut.

Penampakan warga pro Rusia di Kherson yang mencoba pergi kabur seusai melihat tanda kekalahan pasukan militer Rusia melawan Ukraina.
Penampakan warga pro Rusia di Kherson yang mencoba pergi kabur seusai melihat tanda kekalahan pasukan militer Rusia melawan Ukraina. (YouTube The Sun)

Baca juga: Tarik Mundur Warga Sipil dari Kherson, Rusia Akui Konflik Lawan Ukraina Sedang Memanas

Kyiv menggambarkan evakuasi daerah itu sebagai deportasi paksa dan kejahatan perang.

Namun, Moskow mengatakan telah mengirim penduduk pergi untuk keselamatan mereka sendiri dan menyangkal melecehkan warga sipil.

Kherson terletak di satu-satunya kantong wilayah yang dikuasai Rusia di tepi barat Sungai Dnieper yang membelah Ukraina.

Merebutnya kembali telah menjadi fokus utama serangan balik Ukraina di selatan, yang telah dipercepat sejak awal Oktober.

Pasukan Ukraina di garis depan terdekat telah mengatakan kepada kantor berita Reuters dalam beberapa hari terakhir bahwa mereka mengharapkan pertarungan sengit melawan pasukan Rusia yang bertekad untuk menuntut harga darah sebelum dipaksa keluar.

"Sementara warga Kherson dideportasi paksa dari rumah mereka, berbicara tentang 'evakuasi', petugas militer dan FSB melakukan apa yang paling mereka sukai, merampok rumah mereka," kata penasihat presiden Ukraina Mykhailo Podolyak melalui akun Twitternya, Senin.

Halaman
123
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved