Breaking News:

Polisi Tembak Polisi

Ngotot Tak Habisi Nyawa Brigadir J, Ferdy Sambo: Kalau Saya yang Tembak Pecah Kepalanya

Tersangka Ferdy Sambo bersikeras membantah ikut menembak Brigadir J saat ditanya pimpinan.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
Tribunnews/JEPRIMA
Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo saat tiba di Pengadilan Negeri Jakarta selatan, Senin (17/10/2022). Terbaru, Ferdy Sambo menyangkal ikut menembak Brigadir J. 

Tanpa menjawab pertanyaan Brigadir J, Sambo langsung memerintahkan Bharada E untuk menembak korban.

"Woy! Kau tembak! Kau Tembak cepat!! Cepat woy kau tembak!!" ucap Sambo ke Bharada E saat kejadian.

JPU berpendapat, seharusnya Sambo memberikan kesempatan untuk Brigadir J menjawab atau memberikan klarifikasi.

Baca juga: Ancaman Kuasa Hukum Brigadir J, Bakal Pakai Segala Cara agar Ferdy Sambo Dihukum Mati jika Tak Jujur

Kapolri: Bahasa Dia Mencoba Bertahan

Setelah menjadi tersangka, Ferdy Sambo akhirnya mengakui dirinya memerintahkan Richard Eliezer alias Bharada E untuk menembak Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Sebelumnya Ferdy Sambo sempat mengarang bahwa terjadi baku tembak antara Bharada E dan Brigadir J.

Dikutip TribunWow dari Kompastv, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengakui Ferdy Sambo sempat ngotot berbohong soal kasus pembunuhan Brigadir J.

Baca juga: Eks Hakim Agung Soroti Kasus Brigadir J, Khawatir Ferdy Sambo Bisa Lolos dari Pembunuhan Berencana

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam wawancara bersama Rosi di Kompastv, Kamis (2/12/2021).
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam wawancara bersama Rosi di Kompastv, Kamis (2/12/2021). (youtube kompastv)

Fakta ini disampaikan oleh Listyo Sigit dalam wawancara eksklusif bersama Kompastv.

Listyo Sigit menjelaskan, saat berbohong soal kasus Brigadir J, Sambo sempat bersumpah.

"Beberapa kali saya tanyakan," ujar Listyo Sigit.

Listyo Sigit bercerita, dirinya juga kembali bertanya kepada Sambo setelah Bharada E mengubah keterangannya namun Sambo tetap berbohong.

"Termasuk terkahir pada saat Richard sudah mulai berubah keterangannya, saya panggil," kata Listyo Sigit.

"Dia masih tidak mau mengakui."

"Sampai datang ke tempat saya, saya tanya sekali lagi, dia masih bertahan bahwa memang begitu faktanya," ungkap Listyo Sigit.

Pada akhirnya Sambo mengaku seusai yang bersangkutan dipindah ke tempat khusus.

Saat mengaku, Sambo juga menceritakan alasannya berbohong.

"Bahasa dia 'namanya juga mencoba untuk bertahan'," kata Listyo Sigit menirukan perkataan Sambo saat itu.(TribunWow.com/Via/Anung)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Ferdy Sambo saat Ditanya Pimpinan Ikut Menembak Atau Tidak: Kalau Saya Tembak Pecah Kepalanya", dan "Detik-detik Ferdy Sambo Tembak Kepala Brigadir J yang Masih Bergerak"

Berita lain terkait

Tags:
Polisi Tembak PolisiFerdy SamboBrigadir JPutri CandrawathiBharada EJaksa Penuntut Umum (JPU)
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved