Terkini Daerah
Fakta Robohnya Bangunan Alfamart di Gambut: Diduga Usia Gedung 20 Tahun, 5 Korban Tewas
Gedung gerai Alfamart di Jalan Ahmad Yani, Kilometer 14, Kecamatan Gambut, Kalimantan Selatan, ambruk pada Senin (18/4/2022). Ini faktanya.
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Gedung gerai Alfamart di Jalan Ahmad Yani, Kilometer 14, Kecamatan Gambut, Kalimantan Selatan, ambruk pada Senin (18/4/2022).
Sebanyak 14 orang menjadi korban akibat insiden ini dengan rincian 5 orang tewas dan sisanya luka-luka.
Sebelum roboh, bangunan tiga lantai ini sempat terlihat miring berdasarkan kesaksian warga.
Baca juga: 4 Hasil Sadapan Percakapan Tentara Rusia, Dibebaskan Istri Berbuat Cabul hingga Pergi Bersama Mayat
Kemudian, minimarket itu tiba-tiba ambruk hingga rata dengan tanah.
Hal itu disampaikan oleh Kamylia (30), seorang penjual makanan, yang menyaksikan detik-detik ambruknya toko Alfamart.
"Pertama, suara seperti truk bertabrakan. Lalu saya lihat Toko Alfamartnya itu miring ke kiri, sampai ambruk," katanya, Senin (18/4/2022) dikutip dari Tribun Banjar.
1. Bangunan Berusia 20 Tahun
Dari insiden ini, diduga bangunan Alfamart sudah berusia 20 tahun.
Hal tersebut disampaikan oleh Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Rikwanto.
Tak hanya itu, kata Rikwanto, lokasi minimarket berlogo merah ini juga berdiri di lokasi area banjir.
Rikwanto pun menduga kedua kondisi atas menjadi penyebab fondasi bangunan keropos dan tidak kuat lagi berdiri.
"Hal ini mengakibatkan fondasi yang ada di bawahnya mengalami kerusakan dan rapuh. Jadi, tidak sekuat ketika awal dibangun," ujar Rikwanto, Senin (18/4/2022) saat mendatangi lokasi, dikutip dari Kompas.com.
Kendati demikian, dugaan penyebab itu masih perlu dilakukan penyedlidikan lebih lanjut.
Baca juga: Rusia Tuding PBB Tidak Netral dalam Konflik di Ukraina: Benar-benar Sangat Jelas
Rikwanto menyebut penyelidikan akan melibatkan tim forensik dari Surabaya, Jawa Timur.
Diperkirakan tim forensik akan datang hari Selasa (19/4/2022) ini.
"Kemungkinan besok tim dari Surabaya sudah datang ke lokasi. Dengan begitu, bisa diketahui penyebab mengapa ruko ini bisa roboh rata dengan tanah," ujar dia.
2. 5 Korban Tewas
Jumlah korban meninggal dunia akibat insiden ambruknya gedung minimarket Alfamart di Gambut, Kalimantan Selatan bertambah satu orang.
Sehingga total korban meninggal dunia akibat insiden tersebut menjadi lima orang.
Sebanyak empat orang meninggal di lokasi kejadian dan satu orang meninggal di rumah sakit.
Dilansir Tribunbanjarbaru.com, korban meninggal dunia diketahui bernama Hanafi (22).
Hanafi adalah karyawan Alfamart yang sebelumnya ditemukan selamat dan dirawat di RSI Sultan Agung Banjarbaru.
Setelah mendapatkan perawatan medis selama enam jam, Hanafi kemudian meninggal dunia sekitar pukul 13.00 WITA.
Hanafi sebelumnya ditemukan dibalik reruntuhan bangunan sekitar pukul 07.00 WITA, dan dievakuasi ke rumah sakit pada pukul 08.00 WITA.
Sebelum meninggal, Hanafi sempat dijenguk dan berbicara dengan ibu dan ayahnya.
Menurut keterangan sang ibu, Aisyah, Hanafi sempat meminta untuk bisa dibawa pulang ke kampung halamannya.
"Dia bilang sakit, mau dibawa pulang saja," kata Aisyah, dilansir Tribunbanjarbaru.com, Selasa (19/4/2022).
Aisyah mengungkapkan, anaknya sempat mengaku kesakitan di bagian perut dan merasa trauma.
Pasalnya Hanafi sempat beberapa kali berteriak saat ia tertimbun reruntuhan gedung.
Jenazah Hanafi pun akan dibawa pihak keluarga ke kampung halamannya di Nagara untuk dimakamkan.
Baca juga: Ogah Terjun ke Medan Perang, Ini Siasat Pentagon untuk Latih Tentara Ukraina Gunakan Senjata AS
3. Evakuasi Pakai Life Detector
Saat kejadian, Basarnas Banjarmasin mengirim 2 tim yang berjumlah 18 petugas untuk mengevakuasi korban.
Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga, Wasino menjelaskan proses evakuasi menggunakan alat sensor yakni life detector.
Kondisi malam hari membuat tim Basarnas harus memaksi lampu penerang yang kuat.
"Kami juga mempergunakan alat untuk mencari korban di bawah runtuhan, yaitu Search Cam, Thermal, Rescue Radar dan Life Detector untuk membantu tim di lokasi," ujar Wasino, Senin (18/4/2022) dikutip dari Tribun Banjar.
4. Respons Perusahaan Alfamart
Terkait musibah ini, Corporate Affairs Director PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, Solihin, menyampaikan rasa dukanya.
“Saya turut prihatin dan berbelasungkawa atas robohnya bangunan ruko Toko Alfamart secara tiba-tiba,” ucap Solihin kepada Tribunnews.com dalam keterangan tertulis, Selasa (19/4/2022).
Solihin menegaskan, pihaknya juga siap membantu terhadap para korban.
Termasuk menanggung biaya pengobatan dan pemberian santunan.
“Doa dan dukungan bagi karyawan dan masyarakat yang tertimpa musibah robohnya bangunan tersebut. Semoga para korban selamat dapat kembali pulih dan bagi korban meninggal dunia mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan YME,” tambahnya.
Terakhir, Solihin tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat menolong para korban saat kejadian.
"Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan TNI/Polri, Basarnas, BPBD, Damkar, dan Relawan yang telah melakukan evakuasi para korban,” tutupnya. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul UPDATE Korban Meninggal Akibat Ambruknya Alfamart Gambut: Bertambah Satu Orang, Total Jadi 5 Orang dan FAKTA Alfamart Gambut Ambruk: Diduga Usia Gedung 20 Tahun, 3 Korban Tewas, hingga Respon Perusahaan