Konflik Rusia Vs Ukraina
Ogah Terjun ke Medan Perang, Ini Siasat Pentagon untuk Latih Tentara Ukraina Gunakan Senjata AS
Pentagon menyatakan akan melatih para tentara Ukraina untuk menggunakan senjata yang dikirimkan Amerika Serikat (AS).
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Hampir tiga bulan berlalu semenjak konflik antara Rusia dan Ukraina terjadi pada 24 Februari 2022 lalu.
Seiring berjalannya waktu Amerika Serikat (AS) semakin terlibat dalam konflik antara Rusia dan Ukraina.
Dari yang awalnya hanya memberikan sanksi ekonomi, kini AS menyatakan akan melatih para tentara Ukraina untuk menggunakan senjata yang telah dikirimkan oleh negeri Paman Sam tersebut.
Baca juga: Kembali ke Kiev, Abramovich Disebut Upayakan Negosiasi Damai Antara Ukraina dan Rusia yang Terhenti
Baca juga: Yakin Joe Biden akan Segera ke Ukraina, Zelensky Ajak Presiden AS Lihat Sendiri Kekejaman Rusia
Dikutip TribunWow.com dari RT.com, namun Kementerian Pertahanan AS alias Pentagon menyatakan tidak akan terjun langsung ke Ukraina untuk memberikan pelatihan.
Pernyataan ini disampaikan oleh Pentagon pada Senin (18/4/2022).
Pentagon menyatakan, pelatihan akan dilakukan di negara dunia ketiga, namun tak disebutkan di negara mana pelatihan akan dilakukan.
Nantinya, tentara Ukraina yang mendapat pelatihan dapat mengajari rekan-rekan mereka setelah kembali pulang ke Ukraina.
Di saat yang sama, AS dapat menghindari ikut campur turun langsung ke Ukraina.
Satu dari beberapa pelatihan yang diberikan adalah cara menggunakan bom drone yang bernama Switchblade kamikaze drone.
Sejak awal terjadinya konflik pada 24 Februari 2022 lalu, pemerintah Amerika Serikat (AS) telah menyuplai senjata ke Ukraina yang totalnya mencapai Rp 37 miliar.
Presiden AS Joe Biden berdalih bantuan ini diberikan kepada Ukraina agar Ukraina mampu bertahan dari serangan Rusia dan agar Ukraina tidak jatuh ke tangan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Pada Rabu (13/4/2022), Kementerian Pertahanan AS mengumumkan paket bantuan senjata terbaru dari AS ke Ukraina.
Dikutip TribunWow.com dari rt.com, bantuan terbaru AS diketahui memiliki total harga sebesar Rp 11 miliar.
Berikut ini daftar persenjataan yang dikirim oleh AS ke Ukraina:
- 500 Javelin (senjata penghancur tank)