Terkini Daerah
Fakta Kasus Pembunuhan Mahasiswa Unej, Terungkap setelah 9 Tahun hingga Motif Pelaku
Polisi berhasil mengungkap kasus tewasnya Galau Wahyu Utama (20), mahasiswa Universitas Jember (Unej), Bali. Ini faktanya.
Editor: Rekarinta Vintoko
Tersangka Arif mengaku memang ingin menguasai harta benda milik korban.
Karena ada tuntutan dari calon mertua pelaku saat itu.
“Sebab selama ini memandang rendah pelaku karena tidak punya mobil,” ungkap dia.
Bahkan tersangka Arif seringkali diejek oleh calon mertuanya saat itu.
Dia dianggap tidak memliki kemampuan yang lebih secara ekonomi.
Baca juga: Setelit Rekam Pergerakan Tentara Rusia, 190 Ribu Pasukan Siaga Penuh Invasi Perbatasan Ukraina
Dari sana pelaku ingin menunjukkan pada calon mertuanya bahwa yang bersangkutan bisa memiliki pekerjaan dan penghasilan yang bagus.
“Itu dibuktikan dengan memiliki kendaraan Honda Jazz dari pencurian itu,” terang dia.
Hery menambahkan berdasarkan pengakuan tersangka, pelaku sudah merencanakan akan menguasai barang milik korban.
Dia sudah mempersiapkannya dengan cara mencari target.
“Kebetulan di Kaliwates ada rumah dijual, kemudian memprediksi bahwa penjual rumah itu orang kaya dan punya kendaraan,” jelas dia.
Selanjutnya pelaku menghubungi pemilik rumah lalu diajak untuk bertemu.
Setelah itu terjadilah kasus pembunuhan pada mahasiswa semester II di Unej tersebut. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ditangkap Setelah Bunuh Mahasiswa Unej 9 Tahun Lalu, Motif Pelaku karena Diremehkan Calon Mertua "