Breaking News:

Terkini Daerah

Momen Haru Detik-detik Pertemuan Ibu di Tasikmalaya dan Bayinya setelah Sempat Direbut Kerabat

Momen haru terjadi di kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Daerah Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Kamis (17/2/2022). 

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Youtube Tribun Jabar
Momen pertemuan Unung Siti Zaenab dan anaknya yang sempat direbut kerabatnya, di kantor KPAID Tasikmalaya, Kamis (17/2/2022). 

TRIBUNWOW.COM - Momen haru terjadi di kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Daerah Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Kamis (17/2/2022). 

Ibu bernama Unung Siti Zaenab (44) yang terpisah dengan anaknya sejak lahir, dipertemukan di sana.

Dalam video yang diunggah Tribun Jabar, nampak awalnya bayi digendong oleh seorang wanita dan lalu itu diberikan kepada Unung.

Baca juga: Punya Surat Perjanjian Bermaterai, Apakah Perebut Bayi Milik Zaenab di Tasikmalaya Bisa Dipidana?

Baca juga: Kronologi Bayi Direbut Kerabat seusai Dilahirkan, Ibu dan Ayahnya Dipaksa Bayar Rp 25 Juta

Unung yang duduk, tiba-tiba berdiri dan tak bisa lagi menahan air matanya. 

Sepanjang pertemuan itu, Unung menangis kenjang terlebih saat dirinya mencium anak kandung yang berusia 1 bulan itu.

Unung, kemudian menggendong anaknya dan kebali duduk di tempatnya semula.  

Sampai beberapa saat tangisnya tak berhenti meski anak itu kini sudah berada di dalam genggamannya. 

Baca juga: Ditemukan Mayat Bayi Tanpa Kepala di Pamekasan, Polisi Ungkap Penyebab Rusaknya Jasad Korban

Ibu empat anak itu, juga nampak tak henti-hentinya menatapi anaknya yang baru dilahirkan pada bulan lalu.

Anak itu, diketahui baru diambil oleh KPAID Tasikmalaya dari kerabat suami Unung yang sebelumnya bersikukuh tak mau memberikan anak itu. 

Perwakilan KPAID Tasikmalaya, Asep, menyebut bahwa proses penjemputan bayi itu berjalan dengan sukses. 

"Yah sukses alhamdulillah. Sukses tanpa ekses. Aman dan damai," katanya dalam video itu. 

Asep juga menyebut bahwa pasangan A dan D ikhlas menyerahkan bayi itu kepada KPAID. 

Hal itu bisa dilakukan setelah pihaknya memberikan edukasi kepada mereka. 

Bahkan, Asep menilai bahwa apa yang dilakukan A dan D meskipun hal yang salah adalah karena mereka menyayangi bayi itu.

"Ikhlas memberikan setelah kita beri penjelasan, karena memang merasa dia tidak mengandung, cuma dia ikut menyayangi saja," kata Asep. 

Unung sendiri masih menangis dan nampaknya belum bisa untuk diwawancarai. 

Namun ketika ditanya senang atau tidak, dia kembali tertuntuk dan mengangguk. 

"Ingin kumpul bersama," katanya lirih.

Halaman
Sumber: Tribun Jabar
Tags:
TasikmalayaKomisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)Jawa Barat
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved