Ritual di Pantai Payangan Jember
5 Fakta Nur Hasan, Pimpinan Ritual di Pantai Payangan yang Berujung Maut, Dikenal sebagai Paranormal
Ini fakta sosok Nur Hasan (38), ketua Kelompok Tunggal Jati Nusantara, penggelar ritual maut di Pantai Payangan, Jember, Jawa Timur.
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Terungkap sosok Nur Hasan (38), ketua Kelompok Tunggal Jati Nusantara, penggelar ritual maut di Pantai Payangan, Jember, Jawa Timur, Minggu (13/2/2022) dini hari.
Sebanyak 23 peserta mengikuti ritual di Pantai Payangan yang dipimpin oleh Nur Hasan.
Dalam insiden itu, 12 orang dinyatakan selamat, dan 11 orang ditemukan meninggal dunia.

Baca juga: Ritual Maut di Jember, Ini Alasan Polisi Belum Periksa Pimpinan Kelompok Tunggal Jati Nusantara
Nur Hasan diketahui selamat dalam ritual maut tersebut.
Lantas, bagaimana sosok Nur Hasan?
Berikut fakta-fakta Nur Hasan sebagaimana dirangkum Tribunnews.com:
1. Dikenal Sebagai Paranormal
Kediaman Nur Hasan berada di Dusun Botosari, Desa Dukuh Mencek, Kecamatan Sukorambi.
Nur Hasan dikenal sebagai seorang paranormal di lingkungan rumahnya.
Ia dianggap punya kekuatan spiritual sehingga mampu menerawang nasib orang di masa depan, termasuk mengajak orang meraih ketenangan jiwa.
"Dia kalau kemana-mana pakai selendang hijau," ujar Sekretaris Desa Dukuh Mencek, Budi Harto, dikutip dari TribunJatim.com, Senin (14/2/2022).
Selain itu, tamu-tamu yang datang bukan hanya dari kalangan bawah.
Mengingat, cukup banyak tamu Nur Hasan yang datang membawa mobil.
"Kalau Pak Hasan dulunya ini kerja di Malaysia. Terus 2010 itu pulang. Kayaknya setelah itu, dia dikenal sebagai paranormal," kata Budi.
Baca juga: Istri Muda dan Anak Pimpinan Kelompok Tunggal Jati Nusantara Tewas dalam Ritual Maut di Jember
2. Punya Pekerjaan Lain