Ritual di Pantai Payangan Jember
Pengakuan Anak Korban Tewas di Pantai Payangan, Ritual Seolah Panggil Ombak: Semua Berpakaian Hitam
Pasangan suami istri, Syaiful Bahri (40) dan Sri Wahyuni Komariah (35), menjadi korban tewas dalam insiden ritual maut di Pantai Payangan, Jember.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Rekarinta Vintoko
Gelagat Aneh sebelum Tewas
Korban meninggal dunia ke-11 saat gelar ritual di Pantai Payangan Jember ditemukan, Minggu (13/2/2022) . (TribunJatim.com/Sri Wahyunik)
Dua dari 11 korban ritual maut di Pantai Payangan, Jember, Jawa Timur merupakan pasangan suami istri yang bernama Syaiful Bahri dan Sri Wahyuni Komariyah.
Keluarga korban, menyebut bahwa Sri, nampak sudah memiliki firasat bahwa dirinya tak akan pulang hidup-hidup setelah berangkat menuju Pantai Payangan.
"Mungkin itu jadi firasat menantu saya. Ternyata kejadiannya begini," kata mertua Sri, Painah saat ditemui di rumah duka, Senin (14/2/2022), dikutip dari Surya.co.id.
Baca juga: Wafat Bersama Suami dalam Ritual Maut di Jember, Sri Disebut Miliki Gelagat Aneh sebelum Tewas
Baca juga: Tangis Diana Ungkap Pesan Bripda Febriyan sebelum Tewas dalam Ritual Maut: Bilang Cuma Mau ke Pantai
Sayang, meski sudah melihat gelagat aneh dari sang menantu, dirinya tak kuasa menghalangi niat Sri yang berangkat bersama suaminya untuk menjalani ritual pengajian Tunggal Jati Nusantara.
Sebelum berangkat ke Pantai Payangan, Painah sempat melihat Sri sedang bersih-bersih rumah tak seperti biasanya.
Ketika ditanya, Sri menjawab bahwa akan ada banyak orang yang datang ke rumanya untuk melangsungkan pengajian.
Painah sempat heran karena tak merasa ada pembicaraan terkait pengajian apapun sebelumnya.
"Kemarin ia kan bersih-bersih rumah, saya tanya mengapa bersih-bersih rumah. Ia menjawab kalau akan ada banyak tamu ke rumahnya. Katanya, teman-temannya mau mengaji di rumah," katanya.
Meski begitu, Painah tak menghiraukan dan menganggap hal itu merupakan hal yang biasa.
Namun, firasat Sri tak berhenti sampai di sana.
Baca juga: Sosok Pemimpin Kelompok Ritual Maut di Pantai Payangan, Bukan Ustaz atau Kiai, Justru MC Dangdut
Kepada Painah, Sri juga bercerita bahwa dirinya bermimpi melihat orang yang tengah membawa keranda di samping rumahnya.
Lalu, malamnya Sri bersama suaminya berpamitan untuk mengikuti pengajian yang sudah lama diikutinya.
"Ya katanya, pengajian. Kami tidak tahu apa-apa," imbuhnya. (TribunWow.com)
Artikel ini telah diolah dari Kompas.com dengan judul "Cerita Remaja di Jember, Ayah dan Ibunya Tewas Saat Ritual di Pantai Payangan: Semua Berpakaian Hitam", Surya.co.id yang berjudul Firasat Sebelum Wafat Bersama Suami, Sri Wahyuni Bersihkan Rumah dan Bermimpi Lihat Keranda Jenazah dan Tangis Istri Bripda Febriyan Duwi Pecah, Suami Jadi Korban Ritual Maut di Pantai Payangan Jember