Breaking News:

Terkini Daerah

Bantah Ancam Bunuh Sopir Taksi Online, Wanita Korban Pelecehan Tegaskan Hanya Bela Diri

Viral kasus penganiayaan dan pelecehan yang dilakukan oleh sopir taksi online terhadap wanita, kedua belah pihak saling menuding satu sama lain.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
istimewa via TribunJateng.com
Viral Sopir Taksi Online Lecehkan Penumpang Wanita Gara-gara Muntah di Jakarta Barat. 

TRIBUNWOW.COM - Beberapa hari belakangan ini sempat viral curhatan seorang wanita berinisial NT yang mengalami penganiayaan dan pelecehan seksual oleh sopir taksi online inisial G.

Menurut kronologi NT, dirinya mendapatkan tindakan kekerasan dari G gara-gara muntah di mobil dalam perjalanan pulang seusai menghadiri pesta di kawasan Pantai Indah Kapuk menuju kediamannya di Tambora, Jakarta Barat.

Pengakuan NT tersebut telah dibantah oleh G yang berencana melaporkan balik ke polisi NT.

Baca juga: Viral Aniaya dan Lecehkan Penumpang Wanita, Sopir Taksi Online Ngaku Diancam akan Dibunuh Korban

Baca juga: Momen Asnawi Ledek Pemain Singapura Jadi Bahan Meme, Parodi Ikatan Cinta hingga Karcis Parkir

Namun NT kembali mengklarifikasi bahwa dirinya pada saat kejadian tidak melakukan pengancaman, hanya membela diri sendiri.

Dikutip dari Tribunnews.com, NT mengaku belum tahu akan merespons bagaimana soal aksi G melapor balik ke polisi.

Dirinya menegaskan, pada saat itu ia melawan G gara-gara G melakukan pelecehan seksual.

"Kalau untuk pemukulan, saya akui ada kontak fisik tapi itu bentuk pembelaan saya bersama kakak karena saya dilecehkan," ujar NT, Minggu (26/12/2021).

"Saya itu pas sampai di lokasi rumah saya, saya sudah beritikad baik untuk mengganti kerugian dengan memberi ongkos untuk cuci mobil."

"Tapi yang bersangkutan menolak malah menghina saya sampai saya ditampar dan ditendang hingga luka," tuturnya.

NT menjelaskan, kondisinya dirinya dan kakaknya kini telah baik-baik saja.

Ia juga sudah memenuhi panggilan Polsek Tambora untuk keperluan pemeriksaan.

"Sudah kemarin di mintai keterangan tambahan bersama cici saya," imbuhnya.

Sopir Ngaku Diancam

Seperti yang diketahui, G telah dipolisikan oleh NT.

Dikutip dari TribunJakarta.com, hal ini disampaikan oleh Siprianus Edi Hardum selaku pengacara sopir taksi online.

Siprianus menjelaskan, kliennya justru menjadi korban pengeroyokan NT.

Tak hanya itu, Siprianus menyebut, kliennya justru diancam oleh keluarga NT.

"Kami juga mau melaporkan dia (saudara NT) mengancam mau membunuh keluarga dari klien kami ini," jelas Siprianus, Minggu (26/12/2021).

Siprianus mengatakan, pihaknya berencana membuat laporan di Polres Jakarta Barat.

"Rencananya kalau enggak hari ini, ya besok laporannya. Soalnya, klien kami ini sakit kepala kayaknya ada luka dalam. Karena dia juga dianiaya. Ini kita sekalian visum nanti," ujarnya.

Seusai kasus ini mencuat, Grab indonesia melakukan tindak lanjut terhadap dugaan pelecehan dan kekerasan tersebut.

Juru Bicara Grab Indonesia, Dewi Nuraini menyebut pelaku kekerasan sudah dibekukan.

"Kami juga telah menawarkan penggantian biaya pengobatan penumpang dan telah menawarkan konseling psikososial untuk pemulihan," jelas Dewi.

"Grab tidak mentolerir kekerasan dalam bentuk apapun. Dan akan menindak tegas mitra yang terbukti terlibat dalam aksi kekerasan."

"Termasuk memberikan sanksi berupa pemutusan kemitraan dan mengambil langkah hukum jika diperlukan," tandasnya.

Sopir Gerayangi Tubuh Korban

Menurut pengakuannya, wanita berinisial NT dan seorang saudaranya mendapat pengancaman, pelecehan hingga penganiayaan dari sopir taksi online tersebut.

Dilansir TribunWow.com, NT menyebut kejadian itu bermula saat ia menumpang taksi online seusai menghadiri pesta di kawasan Pantai Indah Kapuk menuju kediamannya di Tambora, Jakarta Barat.

Saat itu, NT dalam kondisi mabuk karena meminum minuman beralkohol.

Baca juga: Sempat Viral Prank Menghilang, Kini Polisi Khawatir Yana Stres: Pembinaan Rohani Dilakukan

Sehingga dalam perjalanan, NT merasa mual dan ingin muntah.

Ia sempat meminta sopir taksi online berhenti karena tak kuasa menahan rasa mualnya.

"Memang di mobil itu saya memang agak 'Naik' gitu, saya sudah bilang sama abangnya, 'Mas saya boleh minggir dulu enggak?', tapi mas itu enggak ladenin," ucap NT, dikutip dari Kompas.com, Jumat (24/12/2021).

"Makanya saya sudah enggak bisa nahan lagi, langsung buka jendela dan langsung muntah."

"Posisinya, sama sekali engga mengenai sisi dalam mobilnya, cuma di body depan (mobil) saja," sambungnya.

NT kala itu sudah menyanggupi membayar ganti rugi.

Setibanya di lokasi kejadian, NT memberikan uang Rp 100 ribu, namun ditolak.

Sopir taksi online itu meminta bayaran Rp 300 ribu pada NT sebagai uang ganti rugi.

"Kebetulan di dompet saya uang tunainya hanya segitu, saya bilang 'Mas sorry mas saya enggak ada uang cash lagi'."

"Terus dia malah ngomong, 'Halah lagak lu sok kaya, pergi minum bisa lo sampe juta jutaan'. Begitulah pokoknya, dia hina-hina saya."

Lebih lanjut, kata NT, sopir itu malah tak terima dan meminta uang Rp 500 ribu.

Tak hanya itu, sopir juga sempat merangkul saudara NT.

"Dia ancam cici saya, kalau misalnya uang itu enggak dikasih, dia akan panggil teman-temannya untuk keroyok kami," jelasnya.

"Saya dipegang, dipegang dagunya gitu. Terus saya dipegang-pegang di area pundak, area bahu, terus dirangkul, dipeluk."

Saat itu, NT sempat menepis tangan sang sopir karena merasa risih.

Namun, sopir malah menampar wajah NT.

"Setelah dia pegang-pegang saya dan mengenai payudara ya. Begitu saya menepis tangan dia, dia langsung tampar saya," ungkap NT.

Karena tak terima, NT dan saudaranya kemudian memberikan perlawanan.

Perkelahian pun terjadi di antara ketiganya.

Bahkan, si sopir sempat menendang perut NT selama perkelahian terjadi.

Perkelahian itu memancing perhatian warga yang kemudian datang ke lokasi kejadian.

"Kalau damai kayaknya engga sih, pengen dilanjut ke proses hukum apapun alasannya. Meskipun ini hanya luka ringan, sebenarnya lukanya ga seberapa, tapi efek dari traumanya," tuturnya.

"Saya dilecehin, dipegang payudara, ditendang, ditampar." (TribunWow.com/Anung/Tami)

Baca artikel lain terkait

Artikel ini telah diolah dari Kompas.com dengan judul "Mitranya Diduga Lecehkan dan Tendang Penumpang, Grab Indonesia Ambil Langkah Berikut", dan "Muntah di Perjalanan, Penumpang Perempuan Ditendang, Dihina, dan Dilecehkan Sopir Taksi Online di Tambora"  serta TribunJakarta.com dengan judul Sopir Taksi Online Bakal Laporkan Balik Penumpang yang Muntah Lewat Jendela ke Polres Jakarta Barat dan Tribunnews.com dengan judul Terancam Dilaporkan Balik oleh Tersangka, Wanita Korban Pelecehan Sopir Grab: Saya Akan Ikuti

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Sopir Taksi OnlinePelecehan SeksualBerita ViralViral
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved