Terkini Daerah
Bantah Ancam Bunuh Sopir Taksi Online, Wanita Korban Pelecehan Tegaskan Hanya Bela Diri
Viral kasus penganiayaan dan pelecehan yang dilakukan oleh sopir taksi online terhadap wanita, kedua belah pihak saling menuding satu sama lain.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
Siprianus menjelaskan, kliennya justru menjadi korban pengeroyokan NT.
Tak hanya itu, Siprianus menyebut, kliennya justru diancam oleh keluarga NT.
"Kami juga mau melaporkan dia (saudara NT) mengancam mau membunuh keluarga dari klien kami ini," jelas Siprianus, Minggu (26/12/2021).
Siprianus mengatakan, pihaknya berencana membuat laporan di Polres Jakarta Barat.
"Rencananya kalau enggak hari ini, ya besok laporannya. Soalnya, klien kami ini sakit kepala kayaknya ada luka dalam. Karena dia juga dianiaya. Ini kita sekalian visum nanti," ujarnya.
Seusai kasus ini mencuat, Grab indonesia melakukan tindak lanjut terhadap dugaan pelecehan dan kekerasan tersebut.
Juru Bicara Grab Indonesia, Dewi Nuraini menyebut pelaku kekerasan sudah dibekukan.
"Kami juga telah menawarkan penggantian biaya pengobatan penumpang dan telah menawarkan konseling psikososial untuk pemulihan," jelas Dewi.
"Grab tidak mentolerir kekerasan dalam bentuk apapun. Dan akan menindak tegas mitra yang terbukti terlibat dalam aksi kekerasan."
"Termasuk memberikan sanksi berupa pemutusan kemitraan dan mengambil langkah hukum jika diperlukan," tandasnya.
Sopir Gerayangi Tubuh Korban
Menurut pengakuannya, wanita berinisial NT dan seorang saudaranya mendapat pengancaman, pelecehan hingga penganiayaan dari sopir taksi online tersebut.
Dilansir TribunWow.com, NT menyebut kejadian itu bermula saat ia menumpang taksi online seusai menghadiri pesta di kawasan Pantai Indah Kapuk menuju kediamannya di Tambora, Jakarta Barat.
Saat itu, NT dalam kondisi mabuk karena meminum minuman beralkohol.
Baca juga: Sempat Viral Prank Menghilang, Kini Polisi Khawatir Yana Stres: Pembinaan Rohani Dilakukan
Sehingga dalam perjalanan, NT merasa mual dan ingin muntah.