Breaking News:

Terkini Daerah

Fakta Dukun Bunuh 2 Tukang Sayur Pakai Racun Sianida, Bermula saat Korban Ingin Gandakan Uang

Seorang pria asal Kota Magelang, Jawa Tengah, berinisial IS (57), tega menghabisi nyawa pasiennya.

Kolase TribunJateng.com/Kompas.com
Kiri) Polisi saat memperlihatkan barang bukti kasus dan (Kanan) IS saat memberikan pengakuannya di hadapan pihak kepolisian. 

TRIBUNWOW.COM - Seorang pria yang berprofesi sebagai dukun, asal Kota Magelang, Jawa Tengah, berinisial IS (57), tega menghabisi nyawa pasiennya.

Dilansir TribunWow.com, korban Lasman (31) dan Wasdiyanto (38) tewas seusai meminum air bercampur racun sianida.

Kedua korban merupakan pedagang sayur yang awalnya berniat menggandakan uang Rp 25 juta.

Batal jadi kaya, keduanya justru ditemukan tewas di dalam mobil.

Baca juga: Mengeluh Tak Kuat, Gilang Diejek Cengeng saat Diklatsar Menwa UNS, Panitia Malah Undang Dukun

Baca juga: Berdalih Syarat Gandakan Uang, Dukun Ini Bunuh 2 Kliennya Pakai Racun Sianida, Begini Kronologinya

Lantas, bagaimana kelengkapan informasi kasus ini? Berikut fakta-faktanya, dirangkum dari TribunJateng.com dan Kompas.com:

1. Hendak Gadaikan Uang

Berdasarkan pengakuan sejumlah saksi, Lasman terakhir berpamitan akan ke rumah tersangka untuk menggandakan uang.

Uang tersebut merupakan hasil menggadaikan mobil milik Lasman.

"Selain itu korban juga menyerahkan uang Rp25 juta yang menurut pengakuan tersangka diminta untuk didoakan."

Sesampainya di sana, tersangka menuang air mineral ke dalam gelas dan menaburinya dengan bubuk apotas.

Air itu kemudian dipindahkan ke dalam plastik untuk diminum korban di perjalanan.

"Tersangka lalu menyampaikan bahwa air tersebut harus diminum oleh korban sebelum sampai di rumah dan tidak boleh dilihat oleh orang lain," kata Wakapolres Magelang, Kompol Aron Sebastian, dikutip dari TribunJateng.com, Sabtu (20/11/2021).

2. Tewas di Mobil

Sehari-hari keduanya bekerja sebagai pedagang sayur.

Halaman
123
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved