Breaking News:

Terkini Daerah

Diserang Puluhan Anggota Ormas saat Tak Pakai Seragam, Begini Aksi Polisi di Medan Lindungi Kakaknya

Polisi mengungkap kondisi Anggota Polsek Medan Timur, Aipda Eko Sugiawan menjadi sasaran pengeroyokan puluhan Ormas yang mengamuk.

Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Lailatun Niqmah
YouTube Tribun Medan TV
Detik-detik penyerangan puluhan orang dari sebuah Ormas terhadap seorang anggota polisi dan kerabatnya, Senin (1/11/2021). Anggota Polsek Medan Timur, Aipda Eko Sugiawan menjadi sasaran pengeroyokan puluhan Ormas yang mengamuk. 

TRIBUNWOW.COM - Kasus pengeroyokan yang menimpa Aipda Eko Sugiawan kini tengah didalami oleh jajaran Polres Medan.

Aipda Eko Sugiawan diketahui terkena bacokan celurit, saat terjadi penyerangan yang dilakukan oleh puluhan orang.

Plt Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Rafles Marpaung mengungkapkan, kondisi aparat yang bertugas di Polsek Timur itu kini telah membaik.

Desain Grafis Tribun Pekanbaru/Didik
Desain Grafis Tribun Pekanbaru/Didik (Ilustrasi Penganiayaan)

Baca juga: Polisi di Medan Nyaris Tewas Dikeroyok Preman, Keluarga Korban Ditombak Pelaku saat di Mobil

Dilansir TribunWow.com, Aipda Eko terkena sabetan celurit di bagian tangan setelah menangkis serangan terhadapnya.

Aipda Eko yang saat itu mengendarai sepeda motor akhirnya juga terjatuh hingga mengakibatkan dirinya juga mengalami luka akibat insiden tersebut.

"Eko terkena bacokan celurit, kemudian luka lainnya adalah luka jatuh dari sepeda motor, memar-memar. Kondisinya sehat," kata Rafles Marpaung dilansir dikutip dari TribunMedan.com, Selasa (2/11/2021).

Insiden yang menimpa Aipda Eko terjadi saat korban kebetulan sedang berada bersama Edi Susanto, pemilik rumah yang diserang oleh puluhan orang tersebut.

Ningsih yang merupakan istri Edi semula memberitahu bahwa rumahnya sedang di serang oleh puluhan orang.

Oleh sebab itu, Eko dan Edi langsung bergegas ke rumah.

"Mendengar itu, keduanya pun langsung mendatangi rumahnya yang di rusak, karena melihat kondisi, Edi tidak sampai ke rumahnya hanya standby di luar komplek," sebutnya.

Baca juga: Detik-detik Anggota Polisi di Medan Diserang Puluhan Anggota Ormas, Korban Penuh Luka Bacok

Baca juga: Mantan Caleg Jadi Buronan Kasus Asusila, Polisi Sebar Foto dan Gelar Sayembara, Ini Hadiahnya

Rafles menyebutkan, puluhan orang yang menggunakan mobil itu melihat Eko dan Edi saat keluar dari komplek.

Nahas, Aipda Eko yang sedang berada di dekat kerumunan para pelaku pun tak luput dari sasaran.

Dalam kondisi tersdesak, Eko sempat memberitahu Edi yang tak lain adalah kakaknya untuk lari menyelamat diri.

"Posisi Eko yang dekat dengan kerumunan, memberi kode supaya Edi lari."

"Tapi ada salah satu pihak mengenali mobil Edi sehingga memberikan aba-aba untuk mengejar mobilnya," ucapnya.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Tags:
PolisipenyeranganOrmasMedan
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved