Breaking News:

Liga 1

Keputusan Kontroversial Mario Gomez Bukan di Borneo Saja, Persib Bandung & Arema FC Pernah Merasakan

Keputusan kontroversial Mario Gomez ketika melatih klub di Indonesia bukan hanya ketika membesut Borneo FC saja.

Instagram @mariogomezdt
Ahmad Amirudin (kiri) dan Mario Gomez (kanan) pada postingan Instagram @mariogomezdt pada 21 Oktober 2020. Keputusan kontroversial Mario Gomez di Liga Indonesia. 

TRIBUNWOW.COM - Keputusan kontroversial Mario Gomez ketika melatih klub di Indonesia bukan hanya terjadi ketika membesut Borneo FC saja.

Tercatat, 2 klub lainnya, Persib Bandung dan Arema FC pernah merasakan hal yang sama.

Seperti diketahui, Persib Bandung merupakan klub Mario Gomez latih pertama kali di Indonesia.

Mario Gomez didatangkan Maung Bandung seusai menyelesaikan tugasnya bersama Timnas Malaysia di tahun 2017.

Pelatih berusia 64 tahun tersebut menerima tawaran Persib Bandung yang saat itu tengah mencari pengganti Emral Abus.

Gomez yang baru pertama kali mengarsiteki klub Liga 1 langsung memberikan gebrakannya.

Ia sukses membawa Persib Bandung menjadi juara paruh musim di Liga 1 2018.

Namun sayang, penampilan Atep dkk kala itu semakin menurun di paruh kedua.

Hingga akhirnya, pelatih yang kerap disapa Bobotoh dengan "Abah Gomez" tersebut hanya mampu membawa Persib Bandung berada di posisi 4 klasemen akhir Liga 1 2018 dengan torehan 52 poin.

Baca juga: Era Keemasan Gelandang Asli Binaan Persib Bandung Terancam Terhenti di Liga 1 2021, Ini Sebabnya

Baca juga: Eks Dua Kiper Timnas Indonesia yang Gagal Bersinar Bersama Persib Bandung, Ini Profil Keduanya

Dengan rincian 14 kali menang, 10 imbang dan 10 kekalahan.

Gomez sebenarnya mendapatkan tawaran kontrak baru dari manajemen Persib Bandung.

Namun, ia memilih untuk menolaknya dan memutuskan hengkang ke Borneo FC di tahun 2019.

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, keputusan Mario Gomez untuk tak memperpanjang kontraknya bersama Persib Bandung dikarenakan adanya konflik dengan manajemen Maung Bandung.

Pelatih kelahiran Mar del Plata Argentina tersebut mengaku jika pihak manajemen Maung Bandung tidak memberikan perhatian lebih kepada dirinya dan anak asuhnya pada saat itu.

Mario Gomez mundur dari borneo FC pada postingan Instagram  @borneofc pada Kamis (16/9/2021).
Mario Gomez mundur dari borneo FC pada postingan Instagram @borneofc pada Kamis (16/9/2021). (Instagram @borneofc)

"Saya ulang seperti yang sebelumnya, saya sangat bangga dengan pemain saya, saya bangga dengan fans karena fans selalu berada di belakang tim."

"Tapi kami di sini sendirian tanpa manajemen. Saya sudah bilang dengan Glenn dan Teddy soal musim depan," ungkap Gomez di Bandung, 28 Oktober 2018 silam, dikutip TribunWow.com dari Kompas.com.

Meski mengaku tidak mendapatkan perhatian lebih dari manajemen Persib Bandung, namun Gomez tak mau membeberkan ia memiliki permasalahan dengan siapa saat mengarsiteki Maung Bandung.

Ia beranggapan selama ia mengarsiteki Persib Bandung, hanya Umuh Muchtar yang selalu mendampinginya.

"Iya, saya tidak punya dan tidak ingin punya masalah dengan mereka (Glenn dan Teddy). Hanya Umuh yang selalu bersama kami, jika dia tidak bersama kami juga saya pastikan saya tidak akan lanjutkan musim depan," katanya.

Pelatih Persib Mario Gomez dan asistennya Fernando Soler (belakang) saat mengawasi latihan menjelang pertandingan Liga 1 melawan tuan rumah Mitra Kukar di Stadion Aji Imbut Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara Kalimantan Timur, Kamis (9/8/2018).
Pelatih Persib Mario Gomez dan asistennya Fernando Soler (belakang) saat mengawasi latihan menjelang pertandingan Liga 1 melawan tuan rumah Mitra Kukar di Stadion Aji Imbut Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara Kalimantan Timur, Kamis (9/8/2018). (TRIBUNKALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO)

Kekecewaan Gomez semakin memuncak ketika Dedi Kusnandar mengalami cedera parah saat laga kontra PSM Makassar.

Halaman
12
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved