Breaking News:

Terkini Daerah

Pembunuhan Sadis di Inhu, Remaja 14 Tahun Dihabisi karena Berkata Tak Sopan, Pelaku Sempat Pura-pura

BFR, remaja 14 tahun asal Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu atau Inhu, Riau, meregang nyawa di tangan tetangganya, PM (29).

TribunPekanbaru.com/Byton Simanungkalit
Pelaku yang menghilangkan nyawa remaja 14 tahun di Kecamatan Batang Gansal Kabupaten Inhu digiring polisi bersenjata laras panjang. 

TRIBUNWOW.COM - BFR, remaja 14 tahun asal Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu atau Inhu, Riau, meregang nyawa di tangan tetangganya, PM (29).

Korban ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan pada Senin (30/8/2021) sekira pukul 09.00 WIB.

Saat ditemukan, jasad korban dalam kondisi tak utuh.

Pembunuhan ini dipicu rasa sakit hati pelaku karena tersinggung dengan ucapan korban.

Barang bukti tersangka yang menghilangkan nyawa remaja 14 tahun di Batang Gansal Inhu.
Barang bukti tersangka yang menghilangkan nyawa remaja 14 tahun di Batang Gansal Inhu. (TribunPekanbaru.com/Byton Simanungkalit)

Baca juga: Fakta Baru Pembunuhan Tuti, Wanita Terekam CCTV Keluar dari Mobil Korban, Diduga Buang Barang Bukti

Baca juga: Sebelum Ibunya Dibunuh Ayahnya, Bocah di Garut Curhat ke Kakek tapi Tak Ditanggapi Serius

Dikutip dari TribunPekanbaru.com, pada Jumat (27/8/2021), pelaku hendak pergi ke tempat kerjanya untuk memanen sawit.

Di tengah perjalanan, ia melihat korban yang tengah duduk sembari bermain ponsel.

Pelaku pun menyapa korban.

Sayangnya, saat itu korban menjawab pelaku dengan kata-kata yang tak sopan.

Meski kesal, pelaku sempat melanjutkan pekerjaannya memanen sawit.

Saat bekerja, pelaku terus terngiang-ngiang dengan ucapan korban.

Tak sanggup menahan amarah, pelaku pun mendatangi korban dan berpura-pura mengajaknya mengecek tajur ikan.

Baru 100 meter berjalan, pelaku menghabisi nyawa korban menggunakan kapak.

Setelah itu, ia membuang badan dan kepala korban ke dalam kanal yang tak jauh dari lokasi kejadian.

Pelaku juga menutupo ceceran darah menggunakan pelepah sawit kering.

Bahkan, pelaku juga sempat mencuci bajunya yang berlumuran darah.

Seusai kejadian, pelaku pulang ke rumah tanpa rasa bersalah.

Baca juga: Saksikan Ibunya Dibunuh Ayahnya, Kondisi Bocah di Garut Mengkhawatirkan, Tanya Kapan Korban Pulang

Baca juga: Fakta Pembunuhan Remaja 14 Tahun di Inhu, Pelaku Pura-pura Cari Korban dengan Warga, Ini Motifnya

Korban Teriak

Sementara itu, Kapolres Inhu, AKBP Bachtiar Alponso menyebut korban sempat berteriak minta tolong saat hendak dibunuh pelaku.

Nahas, saat itu tak ada satu pun warga yang mendengar teriakannya.

"Korban sempat berteriak, namun tidak ada yang mendengar teriakannya karena lokasi tersebut memang sepi," jelas Alponso.

Halaman
12
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved