Breaking News:

Virus Corona

Ini Obat dan Suplemen untuk Pasien Covid-19 Gejala Ringan dan OTG yang Isolasi Mandiri

Pasien Covid-19 yang memenuhi syarat seperti gejala ringan dan tanpa gejala bisa menjalani isolasi mandiri.

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Lailatun Niqmah
Tribunnews.com/Herudin
Relawan tim crisis center Layanan Kesehatan Cuma-cuma (LKC) Dompet Dhuafa menyiapkan perlengkapan yang akan digunakan untuk memberikan pelayanan konsultasi kesehatan dan vitamin ke rumah warga yang melakukan isolasi mandiri, di Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (16/7/2021). Beberapa persiapan perlu dilakukan sebelum menjalani isolasi mandiri. 

TRIBUNWOW.COM - Pasien Covid-19 yang memenuhi syarat seperti gejala ringan dan tanpa gejala bisa menjalani isolasi mandiri di rumah.

Tetapi pasien yang menjalani isolasi mandiri juga perlu memperhatikan perkembangan kesehatannya dan mengonsumsi beberapa jenis obat yang diberikan atau direkomendasikan untuk pemerintah. 

Dalam Panduan Protokol Tatalaksana Covid-19 yang disusun oleh lima organisasi profesi kedokteran, dan diterbitkan atau disahkan Kementerian Kesehatan, telah diatur baik lama masa isolasi hingga obat yang digunakan selama masa isolasi mandiri. 

Baca juga: Cegah Keparahan akibat Badai Sitokin, Ini yang Perlu Dilakukan saat Isolasi Mandiri Covid-9

Baca juga: Tips Isolasi Mandiri Covid-19: Konsumsi Vitamin B Disebut Bisa Cegah Badai Sitokin Pembekuan Darah

Lima organisasi profesi pada bulan Juli lalu mengajukan revisi terkait protokol tatalaksana Covid-19

Tetapi Kementerian Kesehatan menyebut sedang mengkaji ajuan tersebut dan masih menggunakan Panduan Protokol Tatalaksana Covid-19 Edisi 2 yang diterbitkan Kementerian Kesehatan pada awal tahun ini. 

Juru Bicara vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid mengatakan, pihaknya masih mengkaji revisi dari sejumlah organisasi profesi terkait protokol tatalaksana Covid-19 itu.

"Belum (dihapus). Kita sudah menerima rekomendasi itu tetapi masih kita diskusikan lebih lanjut," kata Juru Bicara vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid  saat dikonfirmasi Tribunnews pada, Selasa (20/7/2021).

Hal yang paling disorot dalam revisi tatalaksana tersebut adalah penggunaan obat-obatan untuk pasien isolasi mandiri

Ada jenis obat yang tidak lagi direkomendasikan pada pasien Covid-19

Obat yang tidak digunakan dalam revisi terbaru adalah Oseltamivir dan Azitromisin.

"Sementara masih menggunakan pedoman yang sebelumnya. Jadi masih aman di gunakan,"

Baca juga: Kenali Teknik Grounding, Bantu Atasi Gangguan Tidur saat Isolasi Mandiri Covid-19

Tetapi, Ketua Satgas Tanggap Covid-19 dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof Zubairi Djoerban menuturkan jika kedua jenis obat tersebut tidak dibutuhkan saat gejala ringan Oseltamivir dan Azitromisin bagi pasien Covid-19 juga dilakukan oleh WHO.

Oseltamivir adalah obat antivirus digunakan untuk terapi infeksi Influenza dalam tubuh.

"Bukan untuk Covid-19. Jadi jelas, prinsipnya, Oseltamivir itu bukan obat Covid-19," ujarnya seperti dikutip dari akun twitternya, Senin (19/7/2021).

Sedangkan Azitromisin adalah obat antibiotik yang mengatasi bakteri.

Menurutnya juga penggunaan obat-obatan keras terutama antibiotik secara sembarangan bisa berbahaya, terlebih untuk jangka panjang.

Karena itu, penggunaan obat terutama obat keras pada pasien Covid-19 yang isolasi mandiri di rumah juga harus mendapat resep dokter sebelumnya. 

Percayakan pada dokter untuk menilai obat apa dan berapa dosis yang aman dan efektif untuk digunakan.

Berikut jenis obat berdasarkan Panduan Protokol Tatalaksana Covid-19 Edisi 2:

Orang Tanpa Gejala

Halaman
123
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved