Virus Corona
Waspada jika Ada yang Isoman di Rumah, Kenali Kapan Periode Waktu Paling Menular Pasien Covid-19
Isolasi mandiri merupakan salah satu cara yang dilakukan untuk memutus mata rantai Covid-19.
Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Isolasi mandiri merupakan satu di antara cara yang dilakukan untuk memutus mata rantai Covid-19.
Tetapi isolasi mandiri khususnya di rumah, masih memiliki risiko untuk menularkan kepada anggota keluarga yang lain.
Untuk itu selalu diingatkan untuk tetap menaati protokol kesehatan di dalam rumah jika ada pasien yang sedang menjalani isolasi mandiri.
Terutama bagi anggota keluarga yang harus merawat pasien.
Pasien Covid-19 tanpa gejala harus melakukan isolasi selama minimal 10 hari dan pasien dengan gejala ringan 10 hari ditambah tiga hari sejak bebas gejala.
Setelah periode waktu tersebut virus yang menyebabkan Covid-19 dianggap sudah tidak infeksius atau tidak menularkan lagi.
Itu tetap berlaku meski hasil tes swab antigen atau PCR masih positif.
Dilansir dari situs kesehatan Medical News Today, disebut bahwa para ahli percaya bahwa waktu dari paparan hingga timbulnya gejala, atau masa inkubasi, adalah 2-14 hari.
Baca juga: Jangan Isoman jika Punya Komorbid, Ini Kondisi Kesehatan Berisiko Tinggi Alami Keparahan Covid-19
Baca juga: Polemik Asal-usul Virus Corona, Ini Alasan China Desak WHO Selidiki Laboraturium Amerika Serikat
Namun, gejala biasanya muncul pada kebanyakan orang dalam 4-5 hari setelah terpapar.
Studi pada awal tahun 2021 yang melibatkan 129 pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit.
Menunjukkan jika durasi rata-rata peserta untuk terus menyebarkan virus adalah 8 hari setelah gejala pertama muncul.
Pada 15 hari, peluang untuk terus menyebarkan virus kurang dari 5 persen.
Baca juga: Ini Alasan Kenapa Makanan Antiinflmasi Penting Dikonsumsi saat Isolasi Mandiri Covid-19
Hasil ini menunjukkan bahwa penularan dapat terjadi lebih dari 2 minggu pada beberapa orang dengan Covid-19 meski kemungkinannya sangat kecil.
Namun, penelitian ini hanya mencakup orang-orang yang menerima perawatan di rumah sakit untuk Covid-19 sedang hingga berat.
Saat ini tidak jelas apakah hasilnya akan sama untuk orang dengan penyakit ringan atau tanpa gejala.