Virus Corona
Banyak yang Alami Nyeri Punggung saat Isolasi Mandiri, Apa Termasuk Gejala Covid-19?
Pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri bisa mengalami sakit di punggung atau nyeri punggung.
Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Atri Wahyu Mukti
“Kami melihat pasien dengan sakit punggung lama yang sekarang lebih buruk dari lebih banyak duduk, sakit punggung baru terkait dengan kebiasaan yang telah berubah karena pandemi dan sakit punggung baru terkait dengan Covid-19 itu sendiri.” kata Talya Fleming, M.D, Direktur Medis Program Pemulihan Stroke & Program Perawatan di Hackensack Meridian JFK Johnson Rehabilitation Institute, seperti dikutip dari situs Hackensack Meridian.
Nyeri sendi sebenarnya bisa diredakan dengan obat-obatan ringan yang dijual di warung atau mengkompresnya dengan sesuatu yang hangat.
Tapi mungkin lebih baik melakukan beberapa cara yang bisa mencegah datangnya nyeri punggung.
Dr. Fleming mengatakan dia menggunakan akronim “B-A-C-K” untuk membantu pasiennya mengingat apa yang perlu mereka lakukan untuk mencegah dan mengobati sakit punggung.
B. Bust a Move (Bergerak)
Jadikan gerakan sebagai bagian dari hari Anda, apakah Anda berjalan kaki, bersepeda, mendaki, melakukan peregangan, atau menari.
A. Alarm (Setel waktu utuk bergerak)
Atur alarm dan jadikan gerakan sebagai rutinitas.
Dr Parikh menyarankan untuk melakukan beberapa jenis aktivitas setiap setengah jam, seperti peregangan atau berjalan-jalan, bahkan saat bekerja.
C. Calm (Tenang)
Penelitian menunjukkan bahwa kecemasan dan kurang tidur yang dialami beberapa orang selama Covid-19 dapat berkontribusi pada otot yang kaku dan rasa sakit di tubuh.
Cobalah cari cara untuk mengurangi stres melalui meditasi atau kegiatan menenangkan lainnya.
K. Keep (Pertahankan)
Jaga lingkungan agar tetap ramah ergonomis dengan menggunakan kursi penyangga dengan bantal pinggang, menghindari membungkuk.
Coba tinggikan layar komputer dan melakukan penyesuaian lain untuk mengurangi stres pada tubuh. (Tribunwow.com/Afzal Nur Iman)