Breaking News:

Virus Corona

Banyak yang Alami Nyeri Punggung saat Isolasi Mandiri, Apa Termasuk Gejala Covid-19?

Pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri bisa mengalami sakit di punggung atau nyeri punggung.

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Atri Wahyu Mukti
texasback.com
Ilustrasi sakit nyeri punggung atau back pain 

TRIBUNWOW.COM - Pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri bisa mengalami sakit di punggung atau nyeri punggung. 

Jika menghitung jumlah, tidak sedikit yang melaporkan mengalami gejala demikian. 

Melansir Healthline, nyeri sendi memang menjadi gejala Covid-19 yang tercatat di Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) atau Pusat Pengendalian dan Pencegahan di Amerika Serikat (CDC). 

Baca juga: Bisakah Alami Long Covid jika Terinfeksi Virus Corona setelah Vaksinasi? Simak Penjelasannya

Baca juga: Sering Menatap Layar Gadget saat Isolasi Mandiri Covid-19? Simak Saran Dokter agar Mata Tetap Sehat

Tetapi banyak juga yang melaporkan nyeri punggung mengiringi nyeri sendi. 

Sebuah studi tahun 2020 ketika Covid-19 baru dinyatakan sebagai pandemi menemukan bahwa 69,3 persen dari kelompok 210 orang dengan Covid-19 melaporkan rasa sakit sebagai gejala.

Dari orang-orang yang melaporkan nyeri, 46,6 persen melaporkan nyeri sebagai gejala utama mereka atau satu-satunya gejala yang dialami dan 43,6 melaporkan nyeri punggung.

Tinjauan penelitian 2020 lainnya juga menemukan bahwa sakit punggung adalah salah satu gejala Covid-19 yang paling sering dilaporkan.

Sakit punggung dilaporkan dalam 10 persen dari kasus yang dianalisis para peneliti.

Covid-19 dan Nyeri Punggung

Nyeri tubuh secara umum, baik itu nyeri otot, atau nyeri sendi adalah gejala umum dalam infeksi baik Covid-19 atau infeksi virus lainnya.

Diperkirakan bahwa rasa sakit disebabkan oleh respons kekebalan tubuh.

Infeksi Covid-19 dapat merangsang pelepasan molekul pro-inflamasi yang disebut sitokin oleh sistem kekebalan tubuh.

Baca juga: Ada Perbedaan pada Gejala, Ini yang Bisa Dialami jika Terinfeksi Covid-19 setelah Mendapat Vaksin

Sebuah tinjauan penelitian tahun 2020 menunjukkan bahwa molekul-molekul ini dapat merangsang pembentukan molekul yang disebut prostaglandin E2 yang bekerja pada saraf dan mengirimkan pesan rasa sakit ke otak.

Hasil tinjauan penelitian tahun 2020 lainnya menunjukkan bahwa nyeri otot yang disebabkan oleh infeksi virus telah dikaitkan dengan peningkatan regulasi sitokin spesifik yang disebut interleukin-6.

Ada juga anggapan bahwa virus yang menyebabkan Covid-19 dapat menyebabkan kerusakan jaringan yang berperan dalam perkembangan rasa sakit.

Halaman
123
Tags:
Virus CoronaCovid-19isolasi mandiriPasienNyeri PunggungWHO
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved