Breaking News:

Terkini Daerah

Pura-pura Mati, Pria Ini Selamat saat Ditembak Lagi oleh Selingkuhan Istrinya

Seorang teknisi Wifi di Bangkalan berhasil selamat setelah dua kali ditembak oleh selingkuhan istrinya sendiri.

Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Lailatun Niqmah
Tribunnews
Ilustrasi Penembakan - Seorang teknisi Wifi di Bangkalan berhasil selamat setelah dua kali ditembak oleh selingkuhan istrinya sendiri. Terbaru, polisi kini tengah mendalami asal usul senjata yang digunakan pelaku, Senin (16/8/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Nasib baik masih bersama pria berinisial ES (39) warga Kecamatan Dukuh Pakis, Surabaya, Jawa Timur.

Pasalnya, ia selamat setelah menjadi korban penembakan di Dusun Karang Pandan, Desa Sukolilo Timur, Kecamatan Labang, Bangkalan, pada Sabtu (7/8/2021) lalu.

Mirisnya, ES ditembak di hadapan putrinya sendiri oleh selingkuhan sang istri, yang berinisial SY (33).

Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afianta didampingi Kapolres Bangkalan, AKBP Alith Alarino memimpin gelar Pers Rilis ungkap kasus penembakan dengan tiga tersangka di Polres Bangkalan, Kamis (12/8/2021).
Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afianta didampingi Kapolres Bangkalan, AKBP Alith Alarino memimpin gelar Pers Rilis ungkap kasus penembakan dengan tiga tersangka di Polres Bangkalan, Kamis (12/8/2021). (Ahmad Faisol/Surya)

Baca juga: Detik-detik DPO 6 Tahun Ditembak Mati, Sempat Melawan saat Hendak Ditangkap, Polisi Temukan Jimat

Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino membeberkan perkembangan terbaru kasus tersebut.

Pihak kepolisian kini sedang melakukan pengembangan mendalam terkait senjata api yang digunakan pelaku untuk melakukan pembunuhan berencana tersebut.

"Pengembangan saat ini terkait dari mana asal-usul senjata yang dimiliki pelaku," ujar Alith dikutip TribunWow.com dari tvone, Senin (16/8/2021).

Ditembak Kepalanya saat Pura-pura mati

ES yang coba dieksekusi di hadapan putrinya sendiri sempat berpura-pura mati.

Tembakan pertama mengenai bahu kiri dan membuat korban langsung ambruk.

"Dengan jarak kurang lebih dua meter, tersangka ini langsung melakukan penembakan kepada korban dan mengenai bahu kiri korban," kata Alith.

Sayangnya, pelaku yang ingin memastikan korbannya tewas kembali melayangkan tembakan.

Korban yang sudah tersungkur kembali ditembak di bagian kepala dari jarak yang dekat.

Beruntung, selongsong peluru yang dilepaskan pelaku ternyata hanya nyerempet kepala kepala korban.

Baca juga: Fakta Pria Ditembak di Hadapan Anak, Pelaku Ternyata Selingkuhan Istri Korban, Ini Motifnya

Baca juga: Ambruk dan Pura-pura Mati, Pria Ini Selamat seusai Ditembak Pacar Istrinya, Ini Kronologinya

Pelaku yang sudah merasa yakin korbannya tewas langsung meninggalkan lokasi kejadian.

"Setelah tertembak, si korban ini langsung terjatuh dan dia pura-pura mati. Langsung jatuh tidak bergerak sama sekali," kata Alith.

"Namun untuk memastikan bahwa si korban ini betul-betul mati, si pelaku ini melakukan tembakan yang kedua."

"Tembakan yang kedua ini diarahkan langsung ke kepala si koban. Namun, tembakan itu meleset."

"Proyektil peluru itu hanya menyerempet di kepala korban, dan proyektil itu masuk ke tanah," sambungnya.

Pelaku Ditangkap Kurang dari 3 Jam

Berbekal kesaksian anak korban yang masih berusia 6 tahun, Tim gabungan Satreskrim Polres Bangkalan dan Ditreskrimum Polda Jatim berhasil menangkap SY (33).

SY diketahui nekat melancarkan aksinya karena motif asmara.

Tak sendiri, SY melakukan aksi tersebut bersama dua temannya yakni DD (34), warga Sukuh Pakis, Kota Surabaya dan FZ (35), warga Kelurahan Kraton, Kabupaten Bangkalan.

Ketiganya kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan pendalaman.

Korban diketahui merupakan seorang teknisi Wifi.

Baca juga: Detik-detik Penangkapan Pelaku Pembunuhan Ketua MUI Labura, Nyaris Dikeroyok hingga Ditembak Polisi

Alith memaparkan, tiga tersangka mebagi tugas yang terencana saat melakukan aksinya.

DD berperan memutus jaringan Wifi, di lokasi kejadian yang menjadi area tanggung jawab korban.

Hal itu dilakukan DD untuk memancing korban ES agar mudah dilakukan eksekusi sesuai rencana.

Korban lantas menindaklanjuti gangguan jaringan internet sesuai tugasnya dan mencari sumber kerusakan.

Selepas itu, giliran peran FZ yang pura-pura membantu korban memperbaiki kerusakan jaringan.

Namun tanpa sepengetahuan korban, FZ berperan memberikan informasi kepada eksekutor SY kapan waktu yang tepat untuk mengeksekusi.

(TribunWow.com/Rilo)

Berita terkait Kasus Penembakan Lainnya

Sumber: TribunWow.com
Tags:
PenembakanPercobaan PembunuhanBangkalan
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved