Breaking News:

Virus Corona

Masih Berisiko Alami Gejala Long Covid-19, Bisakah Penyintas Sembuh Total?

Sudah banyak pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh, baik sembuh dengan sendirinya setelah isolasi mandiri ataupun sembuh setelah mendapat perawatan.

FREEPIK via Kompas.com
Ilustrasi isolasi mandiri karena terinfeksi Covid-19. Berrisiko Alami Gejala Long Covid-19, Bisakah Penyintas Sembuh Total? 

TRIBUNWOW.COM - Sudah banyak pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh, baik sembuh dengan sendirinya setelah isolasi mandiri ataupun sembuh setelah mendapat perawatan khusus.

Hanya saja, pasien Covid-19 yang sudah sembuh atau penyintas masih bisa merasakan keluhan atau gejala pasca-Covid.

Kondisi itu umumnya disebut sebagai long Covid.

Baca juga: Waspada Covid-19 Varian Delta pada Ibu Hamil, Bagaimana Risikonya pada Bayi?

Baca juga: Insomnia saat Isolasi Mandiri Covid-19? Ini Tips dari Dokter untuk Atasi Kesulitan Tidur

Lantas bagaimana cara mengatasi gejala long Covid?

“Masa recovery dari masing-masing penyintas Covid-19 berbeda-beda. Untuk gejala ringan waktu 2 minggu sudah cukup."

"Tetapi untuk gejala berat membutuhkan waktu 6 minggu," ujar Dokter Spesialis Paru Rumah Sakit Akademik UGM Yogyakarta, dr Siswanto, Sp.P dilansir dari laman RSA UGM Yogyakarta pada Minggu (1/8).

dr Siswanto menilai, gejala long covid pun bisa terjadi pada penyintas COVID-19 gejala ringan.

Gejala umumnya seperti batuk, demam subfebril, dan demam.

"Semua gejala tersebut dapat bersifat kambuhan. Seseorang yang sudah terkena acute covid diharapkan untuk dilakukan monitoring kesehatan," terang dr Siswanto.

Baca juga: Gejala Covid-19 Mirip dengan Influenza, dr Tirta Sebut Bedanya Baru akan Terlihat di Hari ke- 4

Adapun dokter umum dari RS Panti Waluyo, Surakarta, dr Adi Purnomo memaparkan, long covid bisa terjadi karena ketika kondisi tubuh mengalami Covid-19 itu sebenarnya tidak hanya saluran napas saja yang bermasalah.

Tapi seluruh tubuh itu mengalami gangguan.

"Jadi ada penyumbatan-penyumbatan atau kerusakan kecil-kecil yang ada dalam organ lain, bisa jadi seperti organ pencernaan, bisa terjadi di otot, di tulang. Nah jadi itulah kondisi pada pasien yang masih merasakan ada batuk, napasnya pendek-pendek, kelelahan, nyeri otot," aku dr Adi dikutip dari Parapuan (grup KG Media).

Menurut dr Adi, semua terjadi karena sel-sel dan jaringan tubuhnya itu terdampak karena selama infeksi Covid-19 itu terjadi peradangan.

"Nah untuk saat ini, dirasakan oleh siapa saja, bahkan anak 12 tahun yang terkena Covid pun itu bisa merasakan yang namanya long covid," kata dr Adi.

Selain itu, dr. Adi juga mengungkap bahwa pasien yang sudah sembuh dan mengalami long covid, lebih sering dirasakan mereka yang memiliki usia 70 tahun ke atas.

"Dan juga lebih dialami oleh orang-orang yang punya komorbid di pembuluh darah seperti hipertensi, diabetes," imbuh dr Adi.

dr Adi menyatakan, kondisi tubuh saat dalam long covid ini sebenarnya sudah sembuh dari Covid-19, akan tetapi masih timbul beberapa gejala dari peradangan karena infeksi Covid-19.

Baca juga: Beda dengan Sinovac, Vaksin Moderna dan Pfizer Berbasis mRNA, Simak Cara Kerja dan Keunggulannya

"Nah untuk orang-orang yang seperti mengalami long covid itu tenang aja, selama sudah dinyatakan sembuh, maksudnya sudah dirawat dan dinyatakan sembuh, itu memang kondisi tubuhnya sedang dalam proses pemulihan saja, jadi berangsur-angsur akan kembali sendiri," kata dr Adi.

Mengetahui hal tersebut, maka dr Adi menyarankan mereka yang mengalami long covid menjalankan aktivitas ringan hingga moderat.

Cara Mengatasi Long Covid

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved