Terkini Daerah
Kades di Sragen Pasang Baliho Maki Pemerintah, Ternyata Dibenci Banyak Warga: Biar Dipecat
Memasang baliho provokatif berisi makian dan umpatan, seorang Kades di Sragen mengaku bertindak demi membela rakyat kecil.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
"Ini jaman reformasi
Masih enak zaman P*I
Ayo pejabat
Mikir nasibnya rakyat
Pejabat yang senang ngejar-ngejar rakyat
Itu B****AT
Pegawai yang cari orang punya hajat
Itu miskin
Pegawai yang menyia-nyiakanseniman seniwati
Itu B*****AN"
Baca juga: Viral Eks Anggota DPRD Ngaku Ditusuk Petugas PPKM Pakai Bolpoin, Diduga Video Bohong dan Menyesatkan
Camat Jenar, Edi Widodo membenarkan kejadian tersebut.
"Iya benar, langsung kita (Muspika) Jenar tindak lanjuti untuk penurunan," ungkapnya kepada TribunSolo.com, Kamis (15/7/2021).
"Karena sifatnya yang provokatif terhadap pemerintah," jelasnya.
Kesal Warga Dilarang Hajatan
Dikutip dari Kompas.com, Samto mengaku memasang baliho provokatif itu sebagai bentuk kekecewaan banyak warganya dilarang menggelar hajatan di tengah pandemi Covid-19.
"Baliho saya pasang karena banyak warga saya menggelar hajatan selalu dibubarkan dan dilarang," kata Samto dihubungi Kompas.com, Kamis (15/7/2021).
Samto berpendapat, pembubaran hajatan bukanlah solusi baik.
"Jadi, saya kecewa berat. Ada warga menggelar hajatan tinggal dua hari dibatalkan. Kan kasihan," ungkap dia.
Samto mengaku ingin ada solusi lain dari pemerintah agar warga tetap bisa menggelar pesta hajatan.
"Saya pasang baliho untuk membela rakyat kecil. Tidak ada yang lain," tutur Samto. (TribunWow.com/Anung)
Artikel ini diolah dari TribunSolo.com dengan judul Viral Baliho Kades Jenar Sragen Memaki Pemerintah, Sebut Enak Zaman PKI & Pejabat Harus Mikir Rakyat, Aksi Kades Jenar Sragen Pasang Baliho Provokatif Disesalkan Masyarakatnya: Warga Disini Malah Takut, dan Kompas.com dengan judul "Cerita Kades di Sragen Pasang Baliho Berisi Umpatan ke Pejabat, Kesal karena Warganya Dilarang Hajatan"