Breaking News:

Terkini Nasional

Reaksi Firli Bahuri saat Ditanya Kedekatan KPK dengan Parpol: Bagaimana Bisa Cegah kalau Gak Ketemu?

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri menanggapi soal turunnya kepercayaan masyarakat terhadap lembaga antirasuah yang dipimpinnya.

YouTube Kompas TV
Ketua KPK Firli Bahuri dalam acara AIMAN Kompas TV, Senin (14/6/2021). Firli Bahuri menyebut apa saja boleh dilakukan untuk mencegah korupsi. 

"Bupati pengen bikin jalan dari kabupaten Kudus ke mana misalkan. Berapa anggarannya? Rp700 miliar oke dimasukkan APBN bayar di depan 7%. Itu yang terjadi sampai akhirnya seorang Bupati di luar Jawa itu sudah bayar tapi tidak masuk APBN," Ujar Mahfud MD.

"Teriak lalu ketahuan bahwa dia sudah bayar ke seorang anggota DPR dan ditangkap lalu masuk penjara," ungkapnya.

Mahfud tidak ingin diragukan soal keberpihakannya terhadap pemberantasan korupsi.

Baca juga: Diam-diam Rekam Adegan Mesum dengan Pacar, ABG Diciduk Polisi seusai Video Dilihat Ayah sang Gadis

Dia menceritakan dirinya telah melihat adanya upaya pelemahan KPK sejak menjabat sebagai ketua Mahkamah Konstitusi (MK). 

Saat dirinya menjadi Ketua MK, dia menyebut ada 12 kali usaha berbagai pihak yang ingin merubah Undang Undang yang menjadi dasar bangunan KPK. 

"Saya sejak dulu pro KPK sejak dulu. Saya ketua MK, 12 kali itu (KPK) ingin dirobohkan undang-undangnya dan saya bela dan menangkan KPK terus."

"Tetapi keputusan tentang KPK itu tidak di pemerintah saja, ada di DPR, ada di partai dan di civil society dan civil society ini akan pecah juga," jelas dia.

Ketika ditanya terkait sikapnya terhadap pegawai KPK yang disingkirkan ketika tidak lolos TWK, dia menyatakan menghormati mereka. 

Tetapi memang perlu diakui juga bahwa memang ada pihak-pihak yang memiliki pendapat lain, termasuk para koruptor yang dendam dan koruptor yang belum ketahuan dan takut ketahuan.

"Saya sangat hormat pada anak anak ini semua. Tetapi orang yang merasa punya data lain dan koruptor-koruptor yang dendam dan koruptor yang belum ketahuan tetapi takut ketahuan ini sekarang bersatu untuk hantam itu," kata Mahfud. (TribunWow.com)

Baca artikel lain terkait KPK

Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved