Breaking News:

Terkini Nasional

Sempat Minta Pelantikan KPK Diundur, Ini Alasan Muadz Dfahmi Tetap Ikuti Pelantikan

Salah satu pegawai KPK yang lolos dan minta pelantikan pegawai KPK ditunda angkat bicara. dirinya tetap hadiri pelantikan karena amanah undang-undang

Youtube Kompas TV
Mata Najwa dan Mu'adz D'hafmi pada Kanal YouTube Najwa Shihab pada Kamis (3/6/2021) 

TRIBUNWOW.COM - Satu di antara pegawai KPK yang lolos dan sempat minta pelantikan pegawai KPK diundur, Mu'adz D'fahmi kini angkat bicara.

Diketahui awalnya terdapat 700 pegawai KPK kompak untuk tak hadiri acara pelantikan Pegawai KPK pada Selasa (1/6/2021) dan meminta untuk melakukan penundaan acara pelantikan tersebut.

Dilansir dari kanal Youtube Najwa Shihab dalam acara Narasi yang bertajuk 'Atas Nama Pancasila' pada Kamis (3/6/2021), Mu'adz D'fahmi, satu dari 700 pegawai tersebut membeberkan alasannya untuk tetap mengikuti pelantikan.

Baca juga: Tak Lolos TWK, Penyidik KPK Bongkar Percakapan Dewas dan Sekjen: Apa pun Kami Jawab, Salah Pokoknya

Mu'adz mengatakan, alasannya untuk mengikuti pelantikan KPK adalah amanah Undang Undang.

"Jadi alasan kami, untuk tetap ikuti pelantikan karena ini kan amanah undang-undang," ucap Mu'adz.

"Kami mengikuti perintah Undang Undang, sementara pelantikan tersebut adalah perintah Undang Undang."

Dirinya membantah mengikuti pelantikan KPK karena tidak ada pilihan lain.

Mu'adz mengatakan, saat itu pimpinan KPK menolak permohonan penundaan pelantikan.

Pimpinan KPK juga menyampaikan bahwa tidak ada pelantikan susulan dan akan diberikan sanksi bagi yang tidak hadir dengan alasan tidak jelas.

Upaya dari Mu'adz dan teman-teman diapresiasi oleh salah satu pegawai yang tidak lolos, March Falentino.

Dimana pegawai yang lolos sempat melakukan aksi solidaritas untuk meminta acara pelantikan ditunda.

"Saya mewakili 75 teman-teman sangat mengapresiasi siakp teman-teman yang lolos TWK itu," ucap March Falentino, penyidik KPK.

"Gak menyangka, di tengah tekanan, pengaruh dan intimidasi, teman-teman yang lolos TWK bisa juga mensupport teman-teman yang enggal lolos gitu," tambahnya.

March Falentino menambahkan, sebenarnya 75 pegawai KPK sempat dipanggil untuk diajak berdiskusi.

Baca juga: Beredar Isu Calon Haji Indonesia 2021 Batal Berangkat karena Utang Catering, DPR: Itu Bohong

Namun pihaknya tidak menghadiri panggilan tersebut karena merasa bahwa tidak ada keinginan baik dari pimpinan KPK

Ditambah, dirinya menganggap bahwa panggilan tersebut hanya formalitas. 

"Pada Senin (31/5/20210), teman-teman yang lolos, pasca mereka menyerahkan surat keberatan ini kepada pimpinan, pimpinan ini memanggil memanggil teman-teman yang udah lolos untuk diajak diskusi gitu," ucap Falentino

"Sebetulnya, kami teman-teman yang 75 ini juga sempat diminta datang untuk datang ketemu dengan pimpinan."

"Karena kami tahu ini hanya formalistas saja, toh yang akan disampaikan pada kamu juga cuma curhatan."

"Akhirnya teman-teman yang 75 ini menyepakati, ini kayaknya memang tidak ada keinginan yang baik dari pimpinan untuk menyelesaikan masalah ini."

Halaman
12
Sumber: Kompas TV
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved