Konflik Palestina Vs Israel
Tetap Siaran di Tengah Serangan Roket Israel, Keberanian Reporter Wanita Ini Dipuji Warganet
Reporter wanita dari Al Jazeera terus melakukan siaran di Gaza meski sempat ketakutan dihujani serangan roket dari Israel.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
Masih terlihat asap bekas ledakan berwarna hitam pekat membumbung tinggi ke atas.
"As you can see, i was standing right opposite to it, where i was talking to you (seperti yang dapat Anda lihat, saya berdiri tepat di seberang bangunan itu ketika saya menyiarkan kepada Anda)," jelas Youmna Al Sayed.
Berdasarkan laporan dari Youmna Al Sayed, gedung itu masih belum hancur total sehingga diperkirakan akan ada serangan susulan dari Israel.
Pada saat siaran langsung itu total terjadi empat serangan, yang mana tiga di antaranya terjadi sangat dekat dengan tempat Youmna Al Sayed melakukan siaran.
Keberanian Youmna Al Sayed dan timnya yang terus melakukan siaran menuai pujian dari banyak warganet yang membanjiri kolom komentar kanal YouTube Guardian News.
Berikut terjemahan dari sejumlah komentar warganet yang ditulis dalam bahasa Inggris:
"Anda jurnalis sangat berani, doa dari saya untuk keselamatan Anda," ujar akun @Daniel_rdm.
"Dia melakukan tugas yang baik tetap tenang dalam situasi seperti itu, salut kepada sang jurnalis dan kru kamera," tulis @jacob sharry b.
"Saya kagum melihat para jurnalis itu! Sangat berani, berdedikasi, dan keren," ujar @Catherine Moore.
"Dukungan untuk Anda para jurnalis muda yang sangat berani berada langsung di situasi seperti itu dan melaporkannya. Anda melakukan tugas yang sangat hebat," kata @sh sh Haliti health and beauty chanel world new.
"Wow, kita dapat melihat sebuah dedikasi di sini," kata @Cleeon Virlief.
"Tetap hati-hati tim media, terima kasih atas keberanian Anda," ujar @Rendel Carpio.
Baca juga: Aktris Palestina Maisa Abd Elhadi Tertembak Polisi Israel, Pesannya Viral: Saya akan Sembuh
Simak videonya:
Gaza Jadi Saksi Idul Fitri Berdarah
Serangan Israel terhadap warga Palestina yang ada di Jalur Gaza terus berlangsung.