Breaking News:

Konflik Palestina Vs Israel

Aktris Palestina Maisa Abd Elhadi Tertembak Polisi Israel, Pesannya Viral: Saya akan Sembuh

Aktris Palestina Maisa Abd Elhadi ditembak polisi Israel saat mengikuti aksi unjuk rasa di Haifa, Israel.

Instagram @maisaabdelhadi
Aktris Palestina Maisa Abd Elhadi ditembak polisi Israel saat mengikuti aksi unjuk rasa di Haifa, Israel. 

TRIBUNWOW.COM - Aktris Palestina Maisa Abd Elhadi ditembak polisi Israel saat mengikuti aksi unjuk rasa di Haifa, Israel.

Dilansir TribunWow.com dari The Hollywood Reporter pada Selasa (11/5/2021) lalu, Maisa terluka setelah ditembak oleh polisi pada Minggu (9/5/2021).

Diketahui untuk rasa itu bertujuan memprotes aksi kekerasan oleh Israel di sepanjang Gaza dan Tepi Barat.

Unggahan aktris Palestina Maisa Abd Elhadi tentang kronologi dirinya ditembak polisi Israel dalam unjuk rasa, Kamis (13/5/2021).
Unggahan aktris Palestina Maisa Abd Elhadi tentang kronologi dirinya ditembak polisi Israel dalam unjuk rasa, Kamis (13/5/2021). (Instagram @maisaabdelhadi)

Baca juga: Media Asing soal Israel Terus Bombardir Palestina: Gaza Jadi Saksi Idul Fitri Berdarah

Selain itu, demonstrasi memprotes rancangan aturan yang jika diizinkan akan membuat aparat mengusir keluarga-keluarga Palestina dari rumah mereka di Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur.

Demonstrasi ini termasuk satu dari sejumlah aksi yang dilakukan di Israel dan Tepi Barat.

Selanjutnya beredar foto Maisa sedang berada di ambulans.

Dalam unggahan selanjutnya, Maisa mengungkapkan dirinya tertembak.

Unggahan terakhir Maisa di akun Instagram @maisaabdelhadi pada Kamis (13/5/2021) pun menjadi viral.

Berikut keterangan selengkapnya.

Saya tidak pernah berpikir akan menulis catatan seperti ini dan saya agak malu menuliskan ini di hadapan orang lain yang mungkin mengalami hal yang lebih buruk daripada saya.

Pada hari Minggu saya ambil bagian dalam unjuk rasa damai di Haifa. Kami bernyanyi dan mengekspresikan kemarahan menggunakan suara kami.

Baca juga: Komandan Hamas Tewas, PM Israel: Kami akan Serang seperti yang Tak Pernah Dibayangkan Sebelumnya

Saya sendiri ikut bernyanyi dan merekam aksi unjuk rasa tersebut.

Tidak lama setelah unjuk lama mulai, para tentara mulai menembakkan gramat kejut dan granat gas, saya menyadari keadaan akan memburuk.

Saya berdiri di tepi jalan, di tempat yang tampaknya aman, saya sendirian dan memunggungi para tentara di belakang saya.

Sementara itu saya merekam bendera Palestina yang dikibarkan di Taman Bahaai. Singkatnya, saya sama sekali tidak menunjukkan ancaman.

Saya berjalan ke depan dan mendengar suara ledakan keras sangat dekat dengan saya dan saya merasa jins saya robek! Itulah yang pertama kali saya rasakan!

Saya mencoba berjalan tetapi tidak bisa dan saya menyadari darah mulai bercucuran dan kulit saya robek.

Seorang pemuda yang ada di dekat saya datang untuk membantu.

Saya tidak tahu dengan apa mereka menembak saya, apakah dengan granat kejut atau peluru, yang jelas saya berteriak kesaiktan.

Lebih banyak orang lagi datang dan membopong saya dari pengunjuk rasa lainnya ke taman yang dekat.

Halaman
123
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved