Munarman Ditangkap
Penangkapan Munarman Melanggar HAM? Kompolnas: Percuma Ribut, Itu Masalah Sangat Sepele
Sekretaris Kompolnas Irjen Pol (Purn) Bekto Suprapto menilai tidak perlu meributkan penangkapan eks Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Mohamad Yoenus
"Penanganannya juga dengan cara yang berbeda," lanjutnya.
Ia menyinggung pernyataan Novel sebelumnya yang menyebut telah terjadi pelanggaran HAM dalam penangkapan Munarman.
"Anda dengan gampangnya menyebut pelanggaran terhadap hak asasi manusia," singgung Henry.
Ia menjelaskan masih ada hak-hak yang boleh dilanggar.
Baca juga: Novel Bamukmin Menduga Penangkapan Munarman sebagai Langkah Politik Kotor: Terus Diadu Domba
Henry meminta Novel jangan memutarbalikkan fakta.
Menurut dia, kehadiran Munarman sendiri sudah menunjukkan dukungannya terhadap organisasi terorisme ISIS.
"Kalau sudah hadir berkali-kali (dalam baiat ISIS) apalagi dalam kapasitasnya sebagai Sekjen FPI pada waktu itu yang sudah kini dinyatakan sebagai organisasi terlarang," kata Henry.
"Yang jelas arah kiblatnya itu adalah berkiblat kepada ISIS. Mau ngomong apa lagi kita?" tambahnya.
Novel yang tak terima FPI disebut berkiblat ke ISIS segera membantah.
"Anda menuduh, loh. Anda tanpa bukti itu. Coba buktikan. Kita terlibat dengan ISIS yang mana?" sanggah Novel Bamukmin.
"Jangan gara-gara satu orang semua dipukul rata," lanjutnya.
Henry menyebut hal itu dapat dibuktikan dengan kehadiran Munarman dalam baiat ISIS.
"Kehadiran (Munarman) di ketiga tempat itu yang jadi permulaan," jelasnya.
"Kehadiran di tiga tempat jangan kita sangkal untuk kepentingan pribadi. Kepentingan petinggi (FPI) dalam pembaiatan berkali-kali," tambah Henry. (TribunWow.com/Brigitta)
Baca berita lainnya terkait penangkapan Munarman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/1g-selatan-banten-pada-selasa-2742021.jpg)