Pembunuhan Berantai
Rian Bogor Mengaku Tiba-tiba Keberaniannya Menggebu-gebu saat Hendak Bunuh Korban Kedua
Sempat merasakan takut seusai membunuh korban pertama, Rian mengaku tiba-tiba memiliki keberanian besar untuk menghabisi korbannya yang kedua.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Fakta baru ditemukan seputar kasus pembunuhan berantai yang dilakukan oleh Muhammad Rian (21) alias Rian Bogor.
Tersangka diketahui tiba-tiba memiliki keberanian yang menggebu-gebu saat melangsungkan pembunuhan yang kedua.
Hal itu diungkapkan oleh Kapolresta Bogor Kota, Kombes Susatyo Purnomo.

Baca juga: Bunuh Siswi SMA dan Janda yang Sudah Ditiduri, Rian Bogor Diduga Masih Ingin Cari Korban Ketiga
Baca juga: Diduga Ingin Pamer, Rian Bogor Sengaja Buang 2 Korban Pembunuhannya di Tempat Ramai
Dikutip TribunWow.com dari TribunnewsBogor.com, ketika korban pertama yakni siswi SMA berinisial DP (17) tewas, tersangka sempat merasakan takut.
"Sempat ada beberapa keterangan bahwa tersangka ini awalnya panik, takut," kata Kombes Susatyo, Sabtu (13/3/2021).
Namun keanehan terjadi ketika tersangka tiba-tiba memiliki keberanian yang berlebih, satu minggu seusai membunuh korban pertama.
"Setelah satu minggu timbul keberanian lagi yang dia tidak bisa tahan," kata Kombes Susatyo.
Tersangka akhirnya mengadakan pertemuan dengan korban EL (25) yang merupakan seorang janda muda.
Kombes Susatyo menyampaikan, pihak kepolisian kini terus melakukan pemeriksaan terhadap tersangka Rian.
"Kemudian juga ada petunjuk dan semua termasuk bukti-bukti CCTV untuk merangkai setiap perbuatan dari tersangka itu dikuatkan dengan alat bukti," ujarnya Sabtu (13/3/2021) saat ditemui di Mako Polresta Bogor Kota.
Diketahui, korban pertama DP ditemukan warga di Jalan Raya Cilebut, Kampung Jembatan Dua, Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor pada 25 Ferbuari 2021.
Lalu korban kedua yakni EL, ditemukan warga di Pasir Angin, Kecamatan Megamendung, Puncak, Kabupaten Bogor pada 10 Maret 2021.
Diduga Ingin Pamer
Selain itu, tersangka juga diduga ingin memamerkan korbannya ke publik dengan cara membuang jasad di tempat yang ramai.
Dugaan itu disampaikan oleh Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro dalam acara Kabar Petang tvOne, Jumat (12/3/2021).