Breaking News:

Isu Kudeta Partai Demokrat

Andi Ungkap Skenario Buruk jika Hasil KLB Demokrat Disahkan, Refly Harun: Itu yang Diharapkan Jokowi

Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat, Andi Mallarangeng mengungkapkan sebuah skenario buruk andai misalnya yang disahkan adalah hasil KLB.

Youtube/Refly Harun
Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat, Andi Mallarangeng bersama Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun. Dalam kesempatan itu Andi mengungkapkan sebuah skenario buruk andai misalnya yang disahkan adalah hasil KLB. 

Tidak ingin skenario itu terjadi, Andi menegaskan bahwa pihaknya siap berjuang untuk memenangkan kepemimpinan yang sah dan sudah terdaftar di Kemenkumham.

"Skenario itu tentu kita mengerti, makanya kita akan antisipasi," kata Andi.

"Dan kita akan melakukan perlawanan, yang begini tidak bisa dibiarkan," tegasnya.

Simak videonya mulai menit ke- 15.42:

Andi Mallarangeng Siap Maafkan Moeldoko

Sebelumnya, Andi Mallarangeng menyebut masih bersedia untuk memaafkan Kepala Staf Presiden (KPS) Moeldoko.

Sebagaimana diketahui, Moeldoko menjadi pihak ekternal yang terlibat dalam gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat (GPK-PD).

Hal itu dibuktikan saat Moeldoko ditetapkan sebagai Ketua Umum Partai Demokrat dalam kongres luar biasa (KLB) di Deliserdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021).

Baca juga: Menangis Tersedu-sedu, Darmizal Menyesal Dukung SBY, Sebut Ada Kewajiban Setoran ke Partai Demokrat

Baca juga: Razman Arif Sebut AHY Grasah-grusuh Datangi Kemenkumham soal KLB Demokrat: Mestinya Kami yang Datang

Menurut Andi, langkah Moeldoko yang sebenarnya tidak etis tersebut, masih bisa memaklumi.

Hanya saja dengan catatan yang bersangkutan menyadari kesalahannya dan menghentikan hasrat politik tersebut.

"Tentu saja kita siap memafkan Pak Moeldoko, tentu saja dengan catatan beliau menyadari kesalahannya," ujar Andi, dikutip dalam acara Prime Talk, Selasa (8/3/2021).

Halaman
123
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved