Breaking News:

Terkini Daerah

Ayu Sempat Dirayu sebelum Dibunuh dan Dibuang dalam Karung, Keluarga Korban Curiga Pelaku Bohong

Keluarga korban mencurigai pelaku mengarang cerita soal merayu korban menikah sebelum akhirnya melakukan pembunuhan.

Bangkapos.com/Yuranda
Proses rekonstruksi pembunuhan Ayu (29) di penginapan Dewi Residence II Kacangpedang Kota Pangkalpinang, Kamis (28/1/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Tangis dan cacian terdengar pada kegiatan rekonstruksi kasus pembunuhan Ayu Carla (29) yang digelar oleh Polres Pangkalpinang, Kamis (28/1/2021).

Nama Ayu sempat menjadi sorotan publik ketika jasadnya ditemukan tak bernyawa terbungkus karung di sebuah penginapan di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (14/11/2020) silam.

Ketika rekonstruksi dilakukan, keluarga korban melihat ada yang aneh dari Abdullah Yahya (31) selaku tersangka pembunuhan.

Penemuan mayat dalam karung di penginapan Penginapan Dewi Residen II Kacang Pedang, Kota Pangkalpinang, Sabtu (14/11/2020).
Penemuan mayat dalam karung di penginapan Penginapan Dewi Residen II Kacang Pedang, Kota Pangkalpinang, Sabtu (14/11/2020). (Kolase (Ist / Polres Pangkalpinang) dan (Bangkapos.com/Resha Juhari))

Baca juga: Leher Dililit Jilbab hingga Rusuk Patah, Ayu sempat Disekap dan Diinjak sebelum Dimasukkan ke Karung

Dikutip TribunWow.com dari BANGKAPOS.com, keluarga Ayu mencurigai Yahya tidak jujur alias berbohong ketika menjalani rekonstruksi.

Sejumlah adegan rekonstruksi yang dilakukan oleh pelaku, dicurigai keluarga korban hanyalah karangan belaka.

Kecurigaan itu diutarakan oleh Ita yang merupakan kakak perempuan korban.

Hal yang dicurigai oleh Ita adalah pengakuan pelaku yang merayu korban sebelum terjadinya pembunuhan.

"Cerita bohong, saya tidak setuju, saya tahu adik saya. Dia tidak mudah terayu lelaki yang baru dia kenal apalagi diiming-iming nikah, karena adik saya tidak begitu," ujar Ita seusai menangis menyaksikan rekonstruksi pembunuhan adiknya itu.

Kemudian adegan lain yang dicurigai oleh Ita adalah ketika korban menyuruh pelaku untuk mengambilkan tas.

"Orangnya sangat teliti, tidak mudah memegang barangnya apalagi diletakan di motor dan menyuruh orang lain yang mengambilnya, kami juga tidak diperbolehkan olehnya memegang barang milik dia," kata Ita.

Halaman
1234
Ikuti kami di
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
Penulis: anung aulia malik
Editor: Mohamad Yoenus
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved