Pesawat Sriwijaya Air Jatuh
Suasana Haru Pemakaman Yumna dan 4 Jenazah Korban Sriwijaya Air, Dikubur Dalam Satu Liang Lahat
Satu keluarga yang terdiri dari lima orang, korban jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ-182, dimakamkan dalam satu liang lahat.
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Satu keluarga yang terdiri dari lima orang, korban jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ-182, dimakamkan dalam satu liang lahat, di pemakaman Babusalam Batara Indah, Blok T, Jalan Dr Wahidin, Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (24/12021).
Suasana haru tampak menyertai prosesi pemakaman tersebut.
Irfansyah, mengantar jenazah kedua orangtuanya yakni Toni Ismail dan Ibundanya Rahmawati, serta Ratih Windania dan anak dari Ratih yakni Yumna Fanisyatuhzahra dan Athar Rizki Riawan ke tempat peristirahatan terakhir.

Baca juga: KNKT Selidiki Sistem Autothrottle Pesawat Sriwijaya Air SJ 182: Ada Laporan Kerusakan
Sebelumya, kedatangan lima jenazah di Bandara Supadio disambut oleh Gubernur Sutarmidji untuk diserahkan kepada keluarga korban di Gedung VVIP Pemprov Kalbar di Bandara Supadio.
Kemudian jenazah dibawa untuk disalatkan di Masjid Al-Hikmah dan disambut oleh Wali Kota Pontianak yang tampak hadir ikut mengangkat peti jenazah dan ikut menyalatkan jenazah korban Sriwijaya SJ-182.
Seusai di Salatkan iring-iringan ratusan orang mulai dari keluarga dan warga setempat ikut mengantarkan ke pemakaman yang tak jauh dari lokasi masjid dan rumah kediaman alm Tony Ismail.
Isak tangis keluarga tak terbendung ketika satu persatu peti jenazah dimasukan kedalam liang lahad.
Tampak pula di sekitar makam di didirikan tenda dan kursi yang berjejer untuk para keluarga dan kerabat korban yang ikut mengantar ke pemakaman.
Dari Pantauan Tribun tampak ada ratusan orang yang hadir mulai dari salat jenazah sampai pengantaran ke makam bahkan sampai proses penguburan selesai.
Diiringi tangis kesedihan, usai kelima peti jenazah dimakamkan, Irfansyah mewakili keluarga Almarhum Tony Ismail mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu.
Mulai dari evakuasi korban, identifikasi, pemulangan jenazah sampai pada tahap pemakaman hari ini.
“Saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang sudah membantu dan mensupport baik dari Pemkot Pontianak dan penyambutan jenazah oleh Pemprov Kalbar, serta jamaah masjid dan majelis Babusalam,” ujar Irfan.
Irfan juga menghaturkan terima kasih kepada pihak Basarnas yang telah melakukan pencarian korban, Tim DVI Mabes Polri yang telah melakukan identifikasi korban Sriwijaya SJ-182, serta Maskapai Sriwijaya yang telah membantu proses identifikasi kelima keluarganya.
Pada 9 januari 2021 lalu telah terjadi tragedi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ -182 rute Jakarta-Pontianak yang didalamnya terdapat lima orang keluarganya tentu rasa kehilangan tak bisa dipungkiri.
Namun saat ini pihak keluarga telah mengiklaskan atas tragedi jatuhnya Sriwijaya SJ-182.