Breaking News:

Tips Kesehatan

Gejala, Penyebab hingga Pengobatan Migrain selama Masa Kehamilan

Berikut beberapa fakta dan tip yang pasti akan membantu Anda mengatasi rasa sakit yang tak tertahankan ini, dikutip TribunWow.com dari Lifealth.com.

Boldsky.com
Ilustrasi ibu hamil. 

TRIBUNWOW.COM - Sakit migrain adalah kondisi terburuk yang bisa dialami seseorang.

Selama banyak kehamilan pertama, yaitu pada trimester pertama (3 bulan kehamilan) sakit kepala dan migrain sering ditemui.

Sakit migrain menjadi lebih buruk dari sebelumnya saat masa kehamilan atau terkadang hilang sama sekali.

Berikut beberapa fakta dan tips yang pasti akan membantu Anda mengatasi rasa sakit yang tak tertahankan ini, dikutip TribunWow.com dari Lifealth.com.

Baca juga: Cara Termudah Mengurangi Sakit Leher bagi Ibu Hamil, Bisa Coba Berenang

Apa saja gejala migrain selama kehamilan?

Akibat membesarnya pembuluh darah di otak, migrain mulai terasa migrain.

Mungkin ada rasa sakit terus-menerus di setiap sisi kepala yang tidak tertahankan.

Rasa muntah dan tidak enak juga dirasakan oleh sebagian orang, sedangkan sebagian lainnya merasa tidak enak badan dan sulit tidur.

Ada perasaan seperti jarum di kepala yang menyebabkan rasa sakit yang luar biasa.

Apa penyebab migrain saat Anda hamil?

Ada beberapa faktor yang menentukan intensitas dan terjadinya migrain saat Anda hamil:

Perubahan Hormonal

Selama tahap kehamilan, banyak perubahan hormonal terus terjadi di dalam tubuh.

Selama periode awal kehamilan, terjadi aliran hormon kehamilan yang cepat di dalam tubuh yang dapat menyebabkan masalah migrain yang parah.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved