Breaking News:

Vaksin Covid

Saling Tunggu Izin Vaksinasi Covid-19, BPOM Masih Nantikan Uji Klinis Tahap Ketiga Vaksin Sinovac

Sejauh ini izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) vaksin Covid-19 dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) belum keluar.

YouTube/tvOneNews
Direktur Registrasi Obat BPOM, Lucia Rizka Andalusia mengatakan belum bisa mengeluarkan izin karena masih menunggu uji klinis tahap ketiga yang dilakukan di Bio Farma. 

TRIBUNWOW.COM - Sejauh ini izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) vaksin Covid-19 dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) belum keluar.

Sedangkan di satu sisi, pemerintah sudah mendistribusikan sebanyak 3 juta dosis vaksin jenis Sinovac.

Bahkan rencananya, vaksinasi akan dilakukan pada pertengahan Januari 2021.

Vaksin Covid-19 tahap dua sudah tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, dari Sinovac di Beijing, Tiongkok, Kamis (31/12/2020).
Vaksin Covid-19 tahap dua sudah tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, dari Sinovac di Beijing, Tiongkok, Kamis (31/12/2020). (Capture YouTube Sekretariat Presiden)

Baca juga: Vaksin Covid-19 Didistribusikan meski Belum Ada Izin Penggunaan Darurat, Ini Penjelasan Satgas

Baca juga: IDI Sebut Pasien yang Sudah Sembuh dari Covid-19 Masih Perlu Divaksinasi walaupun Punya Antibodi

Dilansir TribunWow.com dalam acara Kabar Petang 'tvOne', Selasa (5/1/2021), Direktur Registrasi Obat BPOM, Lucia Rizka Andalusia mengatakan belum bisa mengeluarkan izin karena masih menunggu uji klinis tahap ketiga yang dilakukan di Bio Farma.

"Memang seusai dengan arahan Bapak Presiden bahwa vaksin ini nantinya harus mendapatkan UEA dari BPOM sebelum digunakan," ujar Rizka.

Menurutnya BPOM sudah melakukan evaluasi untuk data-data pada uji klinis tahap pertama dan kedua.

Dan dikatakannya evaluasi yang dilakukan menunjukkan hasil positif, mulai dari tingkat keamanan, keefektifan hingga mutu.

"Badan POM sudah melakukan evaluasi terkait dengan vaksin ini, terkait dengan keamanan, khasiat dan mutunya," ungkapnya.

"Untuk data-data awal dari uji klinis fase satu dan dua dan juga uji klinis fase ketiga dalam pemantauan satu bulan, BPOM sudah melakukan evaluasi."

Meski begitu, perizinan dari BPOM baru akan ditentukan oleh hasil uji klinis tahap ketiga.

Dirinya berharap uji klinis tahap ketiga bisa segera rampung sehingga tidak akan menganggu waktu perencanaan vaksinasi.

"Kemudian kita masih menunggu satu lagi tahap final yaitu data uji klinis fase tiga dengan periode pengamatan tiga bulan sesuai rekomendasi WHO," kata Rizka.

"Jadi kita menunggu tahapan ini, mudah-mudahan peneliti dapat segera memberikan kepada kami dan Badan POM segera memberikan UEA-nya sebelum pelaksanaan penyuntikan," harapnya menutup.

Baca juga: Wiku Adisasmito Ingatkan Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan: Vaksin Covid-19 akan Lebih Efektif

Simak videonya mulai menit ke- 0.55

Penjelasan Jubir Vaksinasi

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
Tags:
VaksinSinovacBadan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)Bio FarmaVaksinasi
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved