Breaking News:

Terkini Daerah

Penampakan Sepeda Lipat Kreuz Milik Sri Sultan Hamengkubuwono X dan GKR Hemas, Ini Sosok Pembuatnya

Sepeda lipat merek Kreuz yangdipesan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X dan GKR Hemas telah tiba di Keraton Yogyakarta.

Editor: Atri Wahyu Mukti
istimewa
Sepeda Kreuz pesanan Sri Sultan Hamengku Buwono X dan GKR Hemas 

TRIBUNWOW.COM - Sepeda lipat merek Kreuz yangdipesan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X dan GKR Hemas telah tiba di Keraton Yogyakarta.

Dua unit sepeda lipat merek Kreuz buatan bandung itu dicat dengan warna khas Parianom.

Warna Hijau untuk Sri Sultan Hamengku Buwono X dan kuning untuk sepeda GKR Hemas.

Ada juga Lambang Keraton Yogyakarta tertera pada bagian depan sepeda.

tribunnews
Presiden Joko Widodo memesan sepeda Kreuz untuk dirinya dan istrinya, Iriana Jokowi. Sepeda yang masih dalam pengerjaan tersebut diperkirakan selesai awal Agustus 2020. (Dok INSTAGRAM KREUZ.PANNIER)

Baca juga: Abah Sarna 78 Tahun Talak Noni 17 Tahun Diisukan karena Istri Hamil Duluan, Keluarga: Itu Tak Benar

Nomor seri yang diberikan untuk Sri Sultan, 0003. Sementara untuk GKR Hemas, 0004.

Seri 0001 dan 0002 dengan spesifikasi sepeda hampir sama telah lebih dulu dimiliki Presiden Joko Widodo dan ibu negara, Iriana.

Sepeda untuk RI 1 dan istrinya itu diberikan saat momen 17 Agustus 2020.

“Untuk tokoh baru itu, Presiden dan istri serta Sultan dan Ratu Hemas,” ujar pendiri Kreuz, Yudi Yudiantara saat ditemui Tribunjogja.com.

Yudi bersama empat tim Kreuz lainnya datang langsung dari Bandung mengantarkan dua sepeda untuk pemimpin Daerah Istimewa Yogyakarta itu.

Menggunakan satu mobil, mereka berangkat pada Jumat (30/10/2020).

Tepat saat hari ulang tahun GKR Hemas keesokan harinya, sepeda lipat mendarat di Keraton Yogyakarta, Sabtu (31/10/2020) sore.

Tim Kreuz pun disambut raja dan ratu Yogyakarta itu.

“Tadi sempat dinaiki Sultan. Sultan senang dan mengapresiasi. Ternyata orang Indonesia mampu,” katanya.

“Saya kaget juga bisa ketemu Sultan dan Ratu. Wah bisa ketemu ya, ya senang. Ini bentuk apresiasi mereka untuk produk lokal kami. Teman-teman yang ikut juga senang banget karena bisa diapresiasi sama orang, terutama Yogya, mereka (pekerja Kreuz) basic-nya bukan pendidikan tinggi, hanya lulusan SMK,” sambung Yudi.

Pria lulusan sarjana itu menjelaskan, dirinya membangun Kreuz sebagai suatu perusahaan yang memiliki kepedulian terhadap tenaga-tenaga muda lulusan SMK.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Tags:
Sepeda lipatJoko WidodoSri Sultan Hamengkubuwono XGKR HemasYogyakarta
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved