UU Cipta Kerja
TNI Pergoki Perusuh di Demo UU Cipta Kerja, Rizal Ramli: Itu Preman Susupi Mahasiswa
Tokoh oposisi pemerintah Rizal Ramli mengomentari video saat anggota TNI memergoki demonstran yang ikut demo karena berniat rusuh.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Atri Wahyu Mukti
"Yang terjadi apa? TNI Polri akan menjaga, dan enggak sadar, salah lirik, salah sasaran menangkap adik-adik, itulah penyebabnya ribut," kata pria itu.
Baca juga: Sebut UU Cipta Kerja seperti Berjudi, Faisal Basri Ungkit Pernyataan Lama Jokowi: Jangan Serakah
Komentar Rizal Ramli
Menanggapi video itu, Rizal Ramli memberikan komentar yang positif berupa apresiasi.
Ia memuji aksi anggota TNI berhasil menciduk penyusup di tengak aksi demo UU Cipta Kerja.
Rizal Ramli juga memberikan pernyataan senada sama dengan anggota TNI yang berada di dalam video itu.
Dirinya setuju bahwa preman-preman penyusup bertato tersebut memang sengaja menyusup di tengah-tengah mahasiswa,
"Hebat TNI ! Perusuh itu preman2 yg pakai banyak tato belakang & depan badan, susupi mahasiswa." tulis Rizal Ramli.
Baca juga: Perbandingan Isi UU Cipta Kerja Vs Hoaks yang Dibantah Jokowi, Mulai dari Cuti hingga Amdal
Simak video selengkapnya mulai menit awal:
Buat Hoaks karena Kecewa Nganggur
Di sisi lain, seorang pelaku hoaks UU Cipta Kerja berhasil diciduk oleh pihak kepolisian pada Kamis (8/10/2020) lalu.
Pelaku yang merupakan warga asal Makassar Sulawesi Selatan itu, diketahui menyebarkan hoaks tentang 12 pasal dalam Omnibus Law UU Cipta Kerja.
"Contohnya uang pesangon dihilangkan, kemudian UMK dihapus, semua hak cuti tidak ada kompensasi," terang Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono, dalam konferensi pers, Jumat (9/10/2020).
"Itu sudah beredar sehingga masyarakat terprovokasi," ujarnya.
Argo menekankan hoaks yang disebar oleh pelaku sama sekali berbeda dengan apa isi Omnibus Law UU Cipta Kerja yang sebenarnya.
"Ini adalah hoaks karena tidak benar, seperti apa yang disahkan oleh DPR," kata Argo.

Baca juga: Singgung Kelompok Anarko, Terungkap Identitasnya Bukan Mahasiswa atau Buruh, Ini Kata Polisi
Argo menuturkan, pelaku berhasil dilacak oleh Tim Cyber Crime Mabes Polri.
Berdasarkan pelacakan yang dilakukan, pelaku yang melakukan hoaks adalah seorang wanita bernama Viktor Ende (36).