Breaking News:

Terkini Nasional

Sebut PSI Selalu Ingin Jatuhkan Anies Baswedan, Geisz Chalifah Tantang di Pilkada DKI Jakarta 2022

Aktivis sosial Geisz Chalifah menilai bahwa sikap kritis PSI terhadap kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Youtube/Indonesia Lawyers Club
Aktivis Sosial Geisz Chalifah merasa tidak terima dengan sikap yang ditunjukkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kepada kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (15/9/2020). Dirinya pun menantangnya di Pilkada DKI Jakarta 2022. 

TRIBUNWOW.COM - Aktivis sosial Geisz Chalifah menilai bahwa sikap kritis Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terhadap kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak bersifat objektif.

Dilansir TribunWow.com, Geisz Chalifah menilai bahwa PSI memiliki niatan buruk kepada Anies Baswedan.

Menurutnya, kritikan yang gencar dilakukan oleh PSI, khususnya terhadap penanganan Covid-19 dijadikan alat untuk menjatuhkan Anies Baswedan.

Hal itu diungkapnya dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (15/9/2020) yang juga didengar langsung oleh Anggota DPRD DKI Jakarta fraksi PSI, William Aditya.

Aktivis Sosial Geisz Chalifah dan Anggota DPRD DKI Jakarta fraksi PSI, William Aditya dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (15/9/2020).
Aktivis Sosial Geisz Chalifah dan Anggota DPRD DKI Jakarta fraksi PSI, William Aditya dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (15/9/2020). (Youtube/Indonesia Lawyers Club)

Ibaratkan Jakarta Jadi Mobil, PSI Sindir Anies Tak Koordinasi Rem Darurat: Terjadi Tabrakan Beruntun

Ucapan Duka Anies Baswedan atas Meninggalnya Sekda DKI Jakarta Saefullah, Ajak Salat Ghaib

Geisz Chalifah lantas mempertanyakan statement dari PSI yang dikatakan meminta supaya mendahulukan kemanusiaan dalam penanganan Covid-19, bukan ekonomi maupun politik.

Sedangkan menurut Geisz Chalifah, sikap yang dilakukan oleh PSI justru dinilai mengarah ke politik.

Buktinya tidak ada satupun kebijakan dari Anies terkait penanganan Covid-19 di Ibu Kota yang mendapat dukungan atau apresiasi dari PSI.

Itu artinya, PSI memandang bahwa semua kebijakan Anies dinilai buruk atau tidak tepat.

"Di mana letak Anda menyatakan bahwa Anda mendahulukan kemanusiaan," tanya Geisz Chalifah.

"Kalau Anda mendahulukan kemanusiaan, Anda bersinergi kepada pemerintah daerah ini yang dalam rangka yang positif, yang negatifnya silakan kritik," jelasnya.

"Tapi kapan pernah Anda memberikan suara positif terhadap Anies Baswedan, tidak pernah."

Oleh karenanya, melihat sikap dari PSI, Geisz Chalifah menyakini bahwa partai dengan logo tangan mengepal itu memiliki tujuan untuk selalu menjatuhkan Anies.

"Jadi dengan yakin saya katakan bahwa bagi PSI yang utama adalah bagaimana menjatuhkan Anies Baswedan," katanya.

Minta Tak Salahkan Anies Baswedan soal PSBB, Refly Harun Ungkit Pidato Jokowi: Hanya Lihat Gestur

Lebih lanjut, Geisz Chalifah lantas memberikan tantangan langsung kepada PSI yang diwakili oleh William Aditya.

Dirinya meminta untuk beradu dan saling membuktikan pada kontestasi Pilkada DKI Jakarta 2022 mendatang.

"Kalau Anda benar-benar petarung, karena saya melihatnya Anda dan teman-teman Anda konteksnya politik," ucap Geisz Chalifah.

"Ada Pilkada 2020, perjuangkan Pilkada 2022 jangan ditunda, kita beradu dan bertarung lagi di sana, dan kita tahu siapa yang akan menang dan siapa yang akan kalah," tantangnya.

Tanggapan William Aditya

Menanggapi kritik dari Geisz Chalifa kepada PSI, William Aditya mengaku tidak membenarkan hal tersebut.

Menurut William, kritik yang dilakukan dirinya maupun PSI karena memang merupakan fungsinya sebagai anggota DPRD.

Meski begitu, ia menegaskan bahwa kritik yang diberikan pun bersifat objektif dan sesuai dengan fakta di lapangan.

 Azas Tigor Anggap Anies Baswedan Hanya Pencitraan terkait PSBB, Refly Harun: Namanya Politisi

"Saya sebagai Anggota DPRD DKI, tadi mengkritisi secara konstitusional, administrasi yang dilakukan oleh Pak Gubernur Anies Baswedan," kata William.

"Tidak pernah saya membawa personal Pak Gubernur, saya tidak pernah membawa-bawa apapun yang personal," terangnya.

"Saya sebagai seorang anggota dewan punya tugas untuk mengkritisi apa yang menjadi kebijakan dari gubernur."

"Itu adalah sumpah jabatan saya, karena saya harus melakukan fungsi pengawasan," jelas William.

Menurutnya, dirinya tetap akan mengapresiasi kebijakan dari Anies jika memang dinilai baik.

William pun mencontohkan kebijakan dari Anies yang mendapatkan apresiasi darinya ataupun PSI.

"Misalnya ketika Pak Anies mengadakan 'Christmas Carol' di Jakarta ketika natal, saya juga suka dengan konsep yang namanya Jak Lingko, itu konsep yang bagus walaupun eksekusinya kurang," pungkasnya.

Simak videonya mulai menit ke- 12.27

(TribunWow/Elfan Fajar Nugroho)

Tags:
Geisz ChalifahPartai Solidaritas Indonesia (PSI)Anies BaswedanPilkada Jakarta
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved