Terkini Nasional
RUU HIP Akhirnya Dihentikan, Mahfud MD: Masyarakat Telah Salah Paham
Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD mengatakan bahwa masyarakat telah salah paham terkait RUU HIP
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (HIP) kini resmi tak dilanjutkan.
Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD mengatakan bahwa masyarakat telah salah paham terkait RUU HIP.
Hadir di acara Rosi Kompas TV pada Kamis (16/7/2020), Mahfud MD mengatakan bahwa seolah-olah pemerintah tengah membangkitkan komunisme di Indonesia lewat RUU HIP.

• Mahfud MD Bersyukur dengan Kontroversi RUU HIP: Dulu Anti Pancasila Sekarang Ramai-ramai Membela
• Mahfud MD: Malu Negara Ini kalau Dipermainkan oleh Djoko Tjandra
Padahal, pemerintah sama sekali tidak mengurusi urusan tersebut.
"Karena masyarakat salah paham seakan-akan pemerintah itu mau membuka lagi hidupnya komunis."
"Padahal pemerintah sama sekali tidak ada urusan ke situ," ujar Mahfud.
Selain itu, Mahfud MD juga tak mungkin membuat sesuatu peraturan yang mengabaikan Tap MPRS no 25 tahun 66 terkait larangan komunisme.
Selain itu, tak ada niatan pemerintah untuk mengubah Pancasila menjadi Trisila.
"Oleh karena itu saya sejak awal mengatakan tidak mungkin Pemerintah mengabaikan Tap MPRS no 25 tahun 66."
"Tidak mungkin pemerintah mengubah Pancasila menjadi Trisila, bahwa Trisila itu pernah ada dalam sejarah Piagam Jakarta itu pernah ada di dalam sejarah," jelasnya.
• Anggota DPR Fraksi PDI Sebut PKS Setujui RUU HIP, Mardani Ali Sera: Kata Menerima PKS Bersyarat
Seperti dalam disertasi Anggota DPR PDIP, Ahmad Basarah yang menegaskan bahwa sejarah tak bisa dinormakan.
"Kebetulan saya ikut membedah disertasinya Pak Ahmad Basarah waktu di Undip yang begitu sejarahnya, saya berpendapat dengan Mas Ahmad Basarah itu tidak perlu dinormakan lagi."
"Namanya sejarah kok dinormakan, Pancasilanya kan sudah jelas," katanya.
Lihat videonya sejak menit awal:
• Pesan Megawati ke Penerima Rekomendasi PDIP Termasuk Gibran: Ingat, Kalian adalah Petugas Partai
Mahfud MD Bersyukur