Terkini Daerah
Bantah Anies Baswedan, WALHI Sebut Reklamasi Ancol Tak Ada Kaitannya soal Banjir: Pendekatan Bisnis
Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Jakarta, Tubagus Ahmad membantah pernyataan dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Jakarta, Tubagus Ahmad membantah pernyataan dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Dilansir TribunWow.com, Tubagus Ahmad membantah apa yang disampaikan Anies terkait alasan dilakukannya reklamasi Ancol.
Sebelumnya, Anies Baswedan telah memberikan izin terkait reklamasi Ancol atau yang disebutnya sebagai perluasan Ancol, yakni seluas 155 hektar.

• Anies Baswedan Tegaskan Tak Ingkari Janji Kampanye soal Reklamasi Ancol: Jakarta Ini Terancam Banjir
Tubagus Ahmad mengaku sangat menyayangkan keputusan yang dilakukan Anies tersebut.
Dirinya menilai keputusan yang diambil oleh Anies untuk dilakukan reklamasi Ancol tidak akan memiliki dampak positif untuk lingkungan.
Dan justru sebaliknya, yakni akan menambah beban lingkungan hidup itu sendiri, khususnya di Teluk Jakarta.
"Pemprov DKI Jakarta, Gubernur DKI Jakarta mengambil pilihan memberikan izin perluasan kepada Ancol dan Dufan yang artinya menambah beban lingkungan hidup," ujar Tubagus Ahmad.
Selain itu, Tubagus juga tidak membenarkan alasan dari Anies yang mengizinkan perluasan Ancol karena dapat mengurangi risiko banjir.
Sebelumnya Anies telah memberikan penjelasan bahwa proyek yang dikerjakan di Ancol bukanlah reklamasi, melainkan hanya perluasan kawasan.
Selain itu juga dapat meminimalisir terjadinya bencana banjir di Ibu Kota lantaran lumpur yang digunakan untuk perluasan kawasan Ancol itu didapat dari pengerukkan sungai dan waduk akibat pendangkalan atau sedimentasi.
Meski begitu, Tubagus Ahmad mengatakan bahwa reklamasi Ancol tidak ada kaitannya dengan penanganan banjir ataupun persoalan lingkungan lainnya.
• Polemik Anies Baswedan Lanjutkan Reklamasi, Syarif: Warga Jakarta Utara Minta Gratis Masuk Ancol
"Terkait soal banjir masih ingat dalam catatan sejarah soal reklamasi di Jakarta," kata Tubagus Ahmad.
"Dulu juga kan reklamasi tidak ada hubungannya dengan persoalan banjir, tidak ada hubungannya dengan persoalan lingkungan," jelasnya.
Oleh karenanya, Tubagus Ahmad berpandangan bahwa reklamasi Ancol adalah murni merupakan pendekatan dari bisnis semata.
"Itu murni adalah pendekatan bisnis yang dilakukan oleh pengembang yang kemudian difasilitasi oleh negara, dalam hal ini adalah pemerintah," katanya menutup.