Breaking News:

Indonesia Terserah

Setelah Tenaga Medis, Kini Petugas TPU Ungkap 'Indonesia Terserah': Yang Penting Kami Sudah Berusaha

Ungkapan Indonesia Terserah yang sempat viral di media sosial kini turut diungkapkan petugas tempat pemakaman umum (TPU).

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Dokumentasi TPU Jombang
Petugas TPU Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan menyerukan kekecewaannya dengan membuat tulisan di papan nisan dengan kalimat Indonesia Bin Terserah Kalian. Kami Tunggu di sini TPU Jombang, Tangerang Selatan. Hal ini sebagai bentuk penyampaian kepada masyarakat yang masih melanggar aturan di rumah saja. Pembuatan tulisan pada papa nisan ini dilakukan pada, Rabu (13/5/2020) 

Tabroni mengaku pihaknya sudah mulai kewalahan menghadapi jenazah pasien Virus Corona yang sudah mencapai angka 97.

"Ya, mudah-mudahan tidak bertambah lagi, karena tenaga kita juga sudah terkuras," katanya.

Ramai Tagar Indonesia Terserah, Dokter Sindir Pemudik: Dianjurkan Mudik Online Malah Mudik Offline

LIhat videonya mulai dari awal:

IDI Sebut Sebagai Sindiran

Wakil Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Adib Khumadi menjelaskan ungkapan Indonesia Terserah yang sempat viral di media sosial.

Tagar tersebut muncul di media sosial sebagai ungkapan perasaan para tenaga medis yang selama ini berjuang melawan pandemi Virus Corona (Covid-19).

Menurut Adib, ungkapan tersebut muncul sebagai bentuk sindiran terhadap sikap pemerintah selama menangani Covid-19. 

 Santer Indonesia Terserah, IDI Sindir Aturan Pemerintah yang Gonta-ganti: Beban Makin Besar

Dikutip TribunWow.com, hal itu ia sampaikan dalam tayangan Prime Show di iNews, Kamis (21/5/2020).

Awalnya, ia menuturkan tenaga medis bukan bermaksud kecewa terhadap kebijakan pemerintah dan sikap masyarakat selama ini.

"Kalau dibilang kecewa, kecewa ke siapa?" kata Adib Khumadi.

Menurut Adib, pekerjaan sebagai tenaga kesehatan sudah menjadi pilihan dan pengabdian.

"Ini adalah sebuah pengabdian profesi. Profesi yang sudah kita pilih," jelasnya.

"Jadi kami tenaga medis, perawat, tidak mungkin menyatakan ini adalah sebuah kekecewaan," kata Adib.

Selain itu, Adib merasa tagar tersebut bukan berarti ungkapan kemarahan.

Halaman
1234
Tags:
Indonesia Terserahtenaga medisVirus Corona
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved