Indonesia Terserah
Setelah Tenaga Medis, Kini Petugas TPU Ungkap 'Indonesia Terserah': Yang Penting Kami Sudah Berusaha
Ungkapan Indonesia Terserah yang sempat viral di media sosial kini turut diungkapkan petugas tempat pemakaman umum (TPU).
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Tabroni mengaku pihaknya sudah mulai kewalahan menghadapi jenazah pasien Virus Corona yang sudah mencapai angka 97.
"Ya, mudah-mudahan tidak bertambah lagi, karena tenaga kita juga sudah terkuras," katanya.
• Ramai Tagar Indonesia Terserah, Dokter Sindir Pemudik: Dianjurkan Mudik Online Malah Mudik Offline
LIhat videonya mulai dari awal:
IDI Sebut Sebagai Sindiran
Wakil Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Adib Khumadi menjelaskan ungkapan Indonesia Terserah yang sempat viral di media sosial.
Tagar tersebut muncul di media sosial sebagai ungkapan perasaan para tenaga medis yang selama ini berjuang melawan pandemi Virus Corona (Covid-19).
Menurut Adib, ungkapan tersebut muncul sebagai bentuk sindiran terhadap sikap pemerintah selama menangani Covid-19.
• Santer Indonesia Terserah, IDI Sindir Aturan Pemerintah yang Gonta-ganti: Beban Makin Besar
Dikutip TribunWow.com, hal itu ia sampaikan dalam tayangan Prime Show di iNews, Kamis (21/5/2020).
Awalnya, ia menuturkan tenaga medis bukan bermaksud kecewa terhadap kebijakan pemerintah dan sikap masyarakat selama ini.
"Kalau dibilang kecewa, kecewa ke siapa?" kata Adib Khumadi.
Menurut Adib, pekerjaan sebagai tenaga kesehatan sudah menjadi pilihan dan pengabdian.
"Ini adalah sebuah pengabdian profesi. Profesi yang sudah kita pilih," jelasnya.
"Jadi kami tenaga medis, perawat, tidak mungkin menyatakan ini adalah sebuah kekecewaan," kata Adib.
Selain itu, Adib merasa tagar tersebut bukan berarti ungkapan kemarahan.