Breaking News:

Virus Corona

Kasus Jenazah Corona Ditolak Warga di Semarang, Pemda Kini Siapkan TPU Khusus: Mungkin Miskomunikasi

Pemerintah Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, kini menyiapkan lahan khusus pemakaman untuk jenazah Covid-19.

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Ananda Putri Octaviani
AFP/Bay Ismoyo
Petugas melakukan proses pemakaman jenazah korban virus corona (Covid-19) di sebuah Taman Pemakaman Umum (TPU), di Jakarta, Rabu (15/4/2020). Proses pemakaman korban positif Covid-19 maupun yang masih berstatus pasien dalam pemantauan (PDP) harus mengikuti protokol kesehatan, yakni antara lain petugas mengenakan alat pelindung diri (APD), jenazah segera dikuburkan, dan keluarga yang hadir dibatasi seminimal mungkin. Terbaru, ilustrasi pemakaman jenazah pasien Covid-19. 

TRIBUNWOW.COM - Sekretariat Daerah Gunawan Wibisono menyebutkan Pemerintah Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, kini menyiapkan lahan khusus pemakaman untuk jenazah Covid-19.

Keputusan tersebut berdasarkan kasus penolakan jenazah seorang perawat yang meninggal dunia akibat Virus Corona.

Kasus tersebut berujung penetapan tiga orang tersangka yang diduga sebagai provokator warga untuk menolak jenazah korban.

Sekda Gunawan Wibisono menyebutkan Pemkab Semarang, Jawa Tengah, kini menyiapkan lahan khusus pemakaman untuk jenazah Covid-19, Senin (4/5/2020).
Sekda Gunawan Wibisono menyebutkan Pemkab Semarang, Jawa Tengah, kini menyiapkan lahan khusus pemakaman untuk jenazah Covid-19, Senin (4/5/2020). (Capture Youtube KompasTV)

 

Sopir Ambulans Tidak Jujur, Pemulasaran Jenazah Corona di Garut Akhirnya Dilakukan di Pinggir Jalan

Dilansir TribunWow.com, pemda setempat kini menyiapkan TPU di lahan khusus.

Awalnya, Gunawan Wibisono mengungkapkan pendapatnya tentang kasus tersebut.

"Sebenarnya kita semua juga tidak berharap itu terjadi hanya karena masalah mungkin miskomunikasi aja, mispersepsi," kata Gunawan Wibisono, melalui Kompas TV, Senin (4/5/2020).

"Waktu memang demikian cepat, sudah siang dan harus segera dilakukan langkah pemakaman," lanjutnya.

Ia menyayangkan peristiwa tersebut harus terjadi dan menjadi viral diperbincangkan.

"Setelah kejadian itu, Pemerintah Kabupaten Semarang melakukan sosialisasi ke pemakaman umum," ungkap Gunawan.

Gunawan menyebutkan pemda setempat sudah menyiapkan TPU yang dapat digunakan untuk memakamkan jenazah pasien Corona.

"Itu sebenarnya untuk cadangan akhir, yaitu ada di Kelurahan Candirejo, Kecamatan Ungaran Barat seluas kurang lebih 3 hektar," jelas dia.

"Kami siapkan tempat pemakaman umum di Ungaran, sekaligus untuk pelayanan di Kota Ungaran," lanjut Gunawan.

"Juga kami menyiapkan di Ambarawa kurang lebih 3000 meter persegi. Itu cakupan Kecamatan Ambarawa," tambahnya.

Gunawan menegaskan TPU tersebut dapat digunakan oleh siapa saja dan tidak terkhusus jenazah pasien Virus Corona.

"Pemakaman ini kita sediakan untuk pemakaman umum kota," terang Gunawan.

Jenazah Perawat Corona Ditolak di TPU Semarang, 3 Tokoh Masyarakat Ditetapkan Tersangka Provokator

Halaman
1234
Sumber: Kompas TV
Tags:
CoronaSemarangCovid-19
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved