Breaking News:

Virus Corona

Kisah Perawat Tangani Pasien Corona di Italia: Saya Hancur Berkeping-keping saat Pulang ke Rumah

Seorang perawat, Paolo Miranda membagikan kisahnya dalam menangani pasien Virus Corona di Italia.

AFP/ANDREAS SOLARO
Para pekerja medis membawa seorang pasien di bawah perawatan intensif ke rumah sakit sementara Columbus Covid 2 yang baru dibangun pada 16 Maret 2020 untuk para pasien coronavirus di Gemelli di Roma. Wabah Virus Corona di Italia Makin Parah, Orang Berusia 80 ke Atas akan Dibiarkan Mati jika Kondisinya Kritis 

TRIBUNWOW.COM - Seorang perawat, Paolo Miranda membagikan kisahnya dalam menangani pasien Virus Corona di Italia.

"Semua orang menyebut kami pahlawan, tapi saya tidak merasa seperti itu."

Paolo Miranda bekerja di ruang perawatan intensif di satu-satunya rumah sakit di Cremona.

Kota kecil di wilayah Lombardy, Italia, ini merupakan pusat wabah Virus Corona.

Kabar Duka, Guru Besar UGM yang Positif Virus Corona Meninggal Dunia

Setidaknya 2.167 orang telah terinfeksi virus itu dan sebanyak 199 di antara mereka telah meninggal.

Seperti banyak rekan-rekannya, dia bekerja sif selama 12 jam tanpa henti selama sebulan terakhir.

"Kami adalah profesional, tetapi kami kelelahan. Saat ini, kami merasa seperti berada di parit dan kami semua takut."

Aiman Akui Miris Dengar Arya Sinulingga Ulas Efek Pembatasan Operasional KRL Guna Tekan Corona

Paolo suka mengambil foto, dan memutuskan untuk mendokumentasikan situasi suram di dalam unit perawatan intensif.

"Saya tidak pernah ingin melupakan apa yang terjadi. Ini akan menjadi sejarah, dan bagi saya gambar lebih kuat daripada kata-kata."

Dalam fotonya, ia ingin menunjukkan kekuatan rekan-rekannya - tetapi juga kerapuhan mereka.

"Suatu hari, tiba-tiba salah seorang kolega saya mulai berteriak dan melompat-lompat di koridor.

Alami Lonjakan, ODP Virus Corona di Sumedang Naik Jadi 1.807 Orang, Ini Penyebabnya

Dia telah diuji Virus Corona, dia baru tahu bahwa dia tidak terinfeksi.

"Dia biasanya sangat tenang, tetapi dia takut, dan tidak bisa menahan rasa lega. Dia hanya manusia. "

Ini adalah masa yang sangat sulit bagi Paolo dan timnya.

Tapi mereka bersatu dan saling membantu.

Halaman
1234
Sumber: BBC Indonesia
Tags:
ItaliaVirus CoronaCovid-19
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved