Terkini Nasional

Soal Konsep Radikalisme, Muhammadiyah Minta Selaraskan Paham

Menurut Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir, negara memerlukan kesepahaman konsep mengenai radikalisme.

Soal Konsep Radikalisme, Muhammadiyah Minta Selaraskan Paham
YouTube KOMPASTV
Ketua PP Muhammadiyah sampaikan pandangannya terkait radikalisme 

TRIBUNWOW.COM - Radikalisme yang sering digaungkan belakangan ini menarik perhatian Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir.

Dalam wawancaranya di yang ditayangkan kanal YouTube KOMPASTV, Senin (18/11/2019), ia meminta seluruh komponen bangsa termasuk pemerintah untuk menyelaraskan konsep.

"Semua masalah ini perlu kita dialogkan antara pemerintah dengan seluruh komponen bangsa termasuk Muhammadiyah agar kita ada kesepahaman tentang konsep radikalisme," papar Haedar.

Soroti Kaitan Busana dan Isu Radikalisme, MUI sebut Banyak Pihak Berprasangka Buruk

Mulanya, ia ditanya oleh pembawa cara Bayu Sutiyono mengenai pandangan Muhammadiyah tentang radikalisme.

Menurut Haedar, radikalisme harus dilihat dalam dua sisi.

"Yang pertama, konsep radikal adalah awalnya konsep netral, kembali ke akar," ujar Haedar.

Dalam perkembangannya, Haedar menyebut gerakan radikalisme juga dilakukan dalam dunia politik.

"Tetapi kemudian dalam pergerakan politik ada gerakan politik yang ingin merubah tatanan," terang Haedar.

Ia lalu mengatakan ada dua kecenderungan yang dimiliki oleh orang-orang yang melakukan gerakan radikalisme.

"Ketika ada sekelompok orang-orang yang ingin kembali ke akar, dan perubahannya adalah perubahan yang radikal, maka ada dua kecenderungan," papar Header.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor: Ananda Putri Octaviani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved