Perppu UU KPK

Dewan Pengawas Segera Ditunjuk, Praktisi Hukum Sebut KPK Lebih dari Diamputasi: Kepala Dibelah Dua

Praktisi Hukum Alvon Kurnia Palma mempertanyakan tentang penunjukan Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) oleh Presiden Joko Widodo.

Dewan Pengawas Segera Ditunjuk, Praktisi Hukum Sebut KPK Lebih dari Diamputasi: Kepala Dibelah Dua
Tangkapan Layar YouTube Talk Show tvOne
Praktisi Hukum Alvon Kurnia Palma mempertanyakan tentang penunjukan Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 

TRIBUNWOW.COM - Praktisi Hukum Alvon Kurnia Palma mempertanyakan tentang penunjukan Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Alvon menilai KPK sama sekali tak membutuhkan adanya dewan pengawas.

Hadirnya dewan pengawas itu disebutnya bahkan membuat KPK seolah dibelah dua kepalanya.

Lantas, apa maksud ucapan Alvon tersebut?

Prediksikan Dewas KPK, Arteria Dahlan Malah Disebut Ahli Nujum oleh Pakar Hukum, Begini Reaksinya

Kritisi KPK, Arteria Dahlan Malah Diskakmat Peneliti ICW hingga Dimintai Bukti: Pembohongan Publik

Alvon mengungkapkan, dewan pengawas KPK sebetulnya tak dibutuhkan oleh lembaga antirasuah itu.

"Ini soal dewan pengawas itu sendiri, pertanyaan sederhananya adalah apakah memang itu dibutuhkan KPK?," tanya Alvon dikutip dari channel YouTube Talk Show tvOne, Kamis (7/11/2019). 

"Menurut saya tidak, kenapa? Itu terbukti bahwa pimpinan itu tidak menginginkan itu, gitu," imbuhnya.

Menurut Alvon, salah satu buktinya yaitu banyaknya penolakan terhadap dewan pengawas KPK.

"Kan ada penolakan-penolakan," terang Alvon.

"Secara logic, orang yang sudah menjalankan secara baik dan kemudian diperbaiki yang sebenarnya tidak, itu kan sebenarnya kan memperbaiki sesuatu yang sudah baik kan."

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved