Terkini Daerah
Viral Wanita Kanibal di Kediri Makan Jari-jarinya, Dimasukkan ke Kerangkeng, Begini Kondisinya
Foto-foto dan kisah perempuan bernama Wiji Fitriani (29) ini kemudian tersebar di media sosial dan menjadi perhatian pemerintah, Sabtu (20/4/2019).
Editor: Lailatun Niqmah
Keadaan ini pada umumnya dicerminkan dalam bentuk halusinasi, paranoid, keyakinan atau pikiran yang salah yang tidak sesuai dengan dunia nyata.
Penderita skizofrenia biasanya akan melakukan tindakan yang tidak berdasarkan logika.
Penderita skizofrenia biasanya akan mengalami disfungsi sosial dan pekerjaan yang signifikan.
Bagus Utomo, Pendiri Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia, ditemui dalam acara Facebook, di Jakarta (26/7), menjelaskan mengenai langkah yang harus dilakukan oleh keluarga yang mempunyai anggota keluarga yang mengidap skizofrenia, di antaranya:
1. Pandai menjaga jarak
Anggota keluarga harus pandai menjaga jarak dengan penderita gangguan jiwa, agar mereka tidak merasa terancam.
2. Jangan membuat paranoid
Orang yang mengidap paranoid biasanya takut dilukai orang lain, oleh karena itu anggota keluarga harus mengindarkan stimulasi yang membuatnya paranoid (misalnya suara televisi dan lain sebagainya).
3. Lapor ke puskesmas
Lapor ke petugas kesehatan terdekat, misal puskesmas agar bisa memberikan obat dasar untuk gangguan jiwa.
4. Punya BPJS
Penderita gangguan jiwa harus punya BPJS agar bisa di rujuk ke RSUD terdekat.
5. Jauhkan dari benda tajam
Jauhkan penderita gangguan jiwa dari benda tajam, bahan kimia berbahaya lainnya, untuk mengurangi risiko cedera pada penderita dan orang sekitarnya.
6. Fokuslah pada pengobatan medis
Selain itu Bagus juga berpesan agar penderita gangguan jiwa jangan pernah sekalipun untuk dipasung atau dibuang ke jalanan.
"Jangan dipasung dan jangan di buang ke jalan, bagaimanapun juga penderita gangguan jiwa tersebut adalah anggota keluarga kita," tutup Bagus. (Surya Malang/Didik Mashudi)
WOW TODAY: