Breaking News:

Pilpres 2019

Setelah Jokowi, Giliran Ma'ruf Amin Angkat Bicara soal Video Viral Kampanye Hitam Emak-emak

Ma'ruf Amin angkat bicara atas viral video emak-emak yang menyebutkan tidak akan ada lagi azan jika dirinya dan Joko Widodo terpilih di Pilpres 2019.

Penulis: Ananda Putri Octaviani
Editor: Claudia Noventa
Tribunnews.com/Dennis Destriyawan
Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin saat menghadiri Harlah Nahdlatul Ulama (NU) ke-93 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (14/2/2019) siang. 

TRIBUNWOW.COM - Calon Wakil Presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin, angkat bicara terkait video viral kampanye hitam emak-emak yang menyebutkan tidak akan ada lagi azan jika Joko Widodo (Jokowi) terpilih dalam Pilpres 2019 mendatang.

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Ma'ruf Amin mengatakan bahwa hal tersebut tidaklah benar.

Ma'ruf Amin lantas menegaskan, dirinya tidak akan membiarkan hal tersebut terjadi.

Tanggapan TKN Jokowi-Maruf Amin soal Video Jika Jokowi Terpilih, Tak Ada Lagi Azan

"Saya ini kiai tukang azan, betul atau tidak, kok malah enggak ada azan? Itu bohong, itu fitnah," kata Ma'ruf Amin, Selasa (26/2/2019).

Penjelasan Ma'ruf Amin itu disampaikannya saat mengikuti acara istighosah dan salawat kubro di Lapangan Ewangga Windu Sengkahan, Kuningan, Jawa Barat.

Ma'ruf memaparkan, tudingan yang ditujukkan untuk menyerang dirinya dan Jokowi itu bukanlah yang pertama kali didapatkan.

Sebelumnya, papar Ma'ruf, kabar bahwa Kementerian Agama akan dibubarkan jika Jokowi terpilih bahkan sempat beredar luas.

Ma'ruf menyayangkan pesta demokrasi di Indonesia ini justru diwarnai oleh kampanye hitam seperti ini.

Pasalnya, ujar Ma'ruf, hal seperti ini dapat menimbulkan konflik sosial di masyarakat.

Menurutnya, ada orang yang ingin mengacaukan nilai demokrasi di Indonesia dengan cara membuat kampanye hitam seperti ini.

"Ini orang ingin merusak mengacaukan negara kita Indonesia dan merusak demokrasi kalau kampanye dengan cara-cara tidak sehat," paparnya.

Kata BPN dan TKN soal Video Viral Diduga Kampanye Hitam di Karawang

Sementara itu, mengutip Kompas.com, Jokowi menilai kampanye hitam yang dilayangkan padanya itu keterlaluan.

"Ada katanya nanti kalau Presiden Jokowi menang enggak boleh azan. Wah ini kan kebangetan itu," kata Jokowi saat berpidato dalam acara penyerahan sertifikat tanah di Cilacap, Senin (25/2/2019), seperti dikutip Kompas TV.

Jokowi juga menyinggung sejumlah fitnah lain yang selama ini dituduhkan kepadanya, seperti terlibat PKI hingga antiulama.

Padahal, kata Jokowi, dirinya setiap hari bersama ulama dan sering mengunjungi pondok pesantren.

Halaman 1/3
Tags:
Joko Widodo (Jokowi)Maruf AminVideo ViralKampanye hitamPilpres 2019
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved