Breaking News:

Pilpres 2019

Setelah Jokowi, Giliran Ma'ruf Amin Angkat Bicara soal Video Viral Kampanye Hitam Emak-emak

Ma'ruf Amin angkat bicara atas viral video emak-emak yang menyebutkan tidak akan ada lagi azan jika dirinya dan Joko Widodo terpilih di Pilpres 2019.

Penulis: Ananda Putri Octaviani
Editor: Claudia Noventa
Tribunnews.com/Dennis Destriyawan
Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin saat menghadiri Harlah Nahdlatul Ulama (NU) ke-93 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (14/2/2019) siang. 

Jokowi lantas mengingatkan kepada masyarakat agar tidak menyebarkan kabar bohong atau fitnah hanya karena pemilu.

Ia juga berharap agar jangan sampai ada perpecahan hanya karena perbedaan pilihan calon pemimpin.

"Karena modal kita, aset terbesar kita persatuan," ucap Jokowi.

Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan dengan ulama dan pimpinan pondok pesantren atau dayah yang ada di Aceh, Jumat (14/12/2018). Dalam pertemuan yang berlangsung di salah satu hotel di Banda Aceh, Jokowi menyampaikan akan segera menyelesaikan rancangan undang-undang terhadap pesantren.
Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan dengan ulama dan pimpinan pondok pesantren atau dayah yang ada di Aceh, Jumat (14/12/2018). Dalam pertemuan yang berlangsung di salah satu hotel di Banda Aceh, Jokowi menyampaikan akan segera menyelesaikan rancangan undang-undang terhadap pesantren. (KOMPAS.com/RAJA UMAR)

Kronologi Kampanye Hitam Emak-emak di Karawang

Diberitakan sebelumnya, kasus kampanye hitam tersebut bermula dari unggahan akun @citrawida5 di akun Twitter Rabu (13/2/2019).

Akun tersebut membagikan video sosialisasi namun mengarah pada kampanye hitam terhadap pasangan capres cawapres 01.

Namun akun tersebut saat ini telah dinonaktifkan.

Dalam videonya, terlihat dua emak-emak yang sedang menghampiri rumah warga dan melakukan sosialisasi.

Ibu-ibu tersebut tampak menggunakan bahasa sunda.

Berikut penuturan yang diucapkannya:

"Moal aya deui sora azan, moal aya deui nu make tiyung. Awewe jeung awewe meunang kawin, lalaki jeung lalaki meunang kawin (Tidak ada lagi suara azan, tidak ada lagi yang make kerudung. Perempuan sama perempuan boleh menikah, laki-laki sama laki-laki boleh menikah," kata wanita itu dalam video yang beredar.

Dikutip dari Kompas.com, pihak kepolisian mengamankan ketiga pelaku yang melakukan kampanye hitam tersebut.

Dua pelaku adalah ibu-ibu yang ada dalam video yang banyak beredar, sementara satu lainnya merupakan pengunggah video tersebut yakni akun Twitter @citrawida5.

"Benar yang bersangkutan sudah diamankan semalam, tetapi langsung diambil alih Polda (Jabar)," kata Kasubag Humas Polres Karawang AKP Marjani melalui telepon, Senin (25/2/2019).

Penangkapan yang dilakukan kepolisian merupakan langkah pencegahan yang dilakukan pihaknya untuk mengurangi konflik yang lebih besar.

Jokowi Buka Suara soal Video Viral Kampanye Hitam yang Disampaikan oleh Emak-emak

Halaman 2/3
Tags:
Joko Widodo (Jokowi)Maruf AminVideo ViralKampanye hitamPilpres 2019
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved