Pembunuhan Satu Keluarga
8 Proses Penyelidikan Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi, Mobil Ditemukan hingga Pencarian Linggis
Polisi telah menetapkan Haris Simamora sebagai pelaku. Ini rangkuman proses penyelidikan pembunuhan oleh pihak kepolisian.
Penulis: Ananda Putri Octaviani
Editor: Claudia Noventa
Ketika pulang ke kontrakan, barulah si A yang kenal dengan terduga pelaku, bercerita dengan pengelola kontrakan, bahwa orang yang tadi pagi ingin menyewa kontrakan merupakan buronan polisi terkait kasus pembunuhan di Bekasi.
"Subuhnya karyawan itu cerita ke saya, saya panggil si A, dari cerita itu, ceritanya sama persis dengan kejadian di Bekasi.
Akhirnya, pagi itu kita lapor ke Polres. 'Bener enggak mobilnya itu' oh iya bener. Kata Polres Metro Bekasi," ungkap Alif.
Setelah itu, polisi langsung mendatangi lokasi kos Alif pada Rabu (14/11/2018) pagi, untuk melihat mobil Nissan X-Trail dan kamar kontrakan yang hendak disewa terduga pelaku Haris.
4. Polisi Buat Skenario Penangkapan
Mengutip WartaKotaLive.com, begitu mobil ditemukan, pihak kepolisian langsung meminta kepada Alif untuk memancing pelaku agar datang ke rumah kos itu dengan alasan meminta pelaku melunasi kekurangan pembayaran kos.
Haris diketahui meninggalkan mobilnya di rumah kos usai melakukan pembayaran uang muka untuk menyewa kos sebesar Rp 400.000 dari biaya kontrakan Rp 900.000.
Pihak kepolisian kala itu juga sempat menyamar dan diam-diam menunggu pelaku kembali ke rumah kos.
Ada juga yang bersembunyi di dalam kamar yang dipesan Haris.
"Ikuti arahan polisi, kami pancing terduga pelaku karena kami pegang nomor teleponnya. Kami telpon dan SMS agar segera melunasi kekurangannya. Haris itu balas nantinya ditransfer via m-banking dan dia minta nomor rekening kami," jelasnya.
"Nah dari situ polisi langsung melacak keberadaan Haris. Informasi ada di Bandung, lalu ketangkap di Garut atau Tasikmalaya infonya si begitu," katanya.
• 3 Alasan Tersangka Membunuh Keluarga di Bekasi, Disebut Tak Berguna hingga Dibangunkan Pakai Kaki
5. Polisi tangkap Haris saat akan mendaki gunung
Dilansir dari Kompas.com, Kamis (15/11/2018), polisi mendapatkan info dari masyarakat bahwa Haris berada di Garut, sehingga tim langsung menuju ke lokasi dan melakukan pelacakan.
Haris diamankan polisi pada malam hari pukul 22.00 WIB saat ia hendak mendaki Gunung Guntur, Garut, Jawa Barat.
Dalam tas Haris ditemukan sejumlah barang bukti berupa kunci mobil merek Nissan, HP, dan uang Rp 4 juta.
"Sampai di Garut kami dapatkan Haris ada di di kaki Gunung Guntur. Di sana dia berada di saung atau rumah katanya akan mendaki gunung.