Pembunuhan Satu Keluarga
8 Proses Penyelidikan Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi, Mobil Ditemukan hingga Pencarian Linggis
Polisi telah menetapkan Haris Simamora sebagai pelaku. Ini rangkuman proses penyelidikan pembunuhan oleh pihak kepolisian.
Penulis: Ananda Putri Octaviani
Editor: Claudia Noventa
2. Mencari Mobil Korban yang Hilang
Dilansir dari WartaKotaLive, Rabu (14/11/2018), Ketua RT 002/RW 07 Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Agus Sani (53), mengatakan jika pada dini hari di hari kejadian sempat ada mobil yang melintas cepat.
"Dini hari ada mobil lewat kencang gitu kata security. Saya juga baru sadar setelah warga lapor. Selama ini sih (keluarga korban) baik-baik saja enggak ada cekcok keluarga," katanya.
Agus Sani menambahkan bahwa dua mobil korban yang biasa diparkir di rumah korban tidak ada.
"Korban punya tiga unit mobil. HRV, Nissan X-trail sama mobil box disimpan di garasi dekat sini. HRV sama Nissan enggak ada. Nah saya tidak tahu apakah dibawa kabur atau apa saya kejelasannya belum pasti," katanya.
Atas kesaksian itu, polisi kemudian mencari mobil korban yang menghilang tersebut.
3. Polisi Terima Laporan Seseorang yang Melihat Mobil Korban
Mengutip TribunJakarta.com, Alif Baihaqi (28) penjaga Kontrakan Ammera yang terletak di Kampung Rawa Lintah RT 01, RW 02, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, melaporkan kepada polisi bahwa ia menemukan mobil yang dicari polisi.
Awalnya, seorang pria bernama Haris Simamora, datang ke kontrakan Alif pada Selasa (13/11/2018) sekitar pukul 10.00 WIB, dan bermaksud mengontrak.
Saat Haris datang, seorang penghuni kos Alif berinisial A, melihat Haris dan merasa mengenalnya lantaran merupakan mantan teman kantornya.
Namun karena tidak begitu mengenal Haris, A itu cuek saja.
• Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi, HS Bawa Mobil Hanya untuk Berputar-putar dan Menenangkan Diri
Alif kemudian menuturkan, Haris kala itu hanya 10 menit di kontrakannya.
"Dia cuma 10 menitan di kontrakan saya, dia datang, lihat kamar, naruh mobil, terus balik lagi, jalan kaki baliknya," kata Alif, Kamis (15/11/2018).
Kemudian Alif bercerita, saat si A itu berangkat kerja, ternyata polisi telah datang dan mencari informasi tentang Haris dikantornya si A.

Namun saat di kantor, A tersebut tidak memberikan informasi apapun kepada polisi.