Gampa Bumi
Sindir Puan soal Penanggulangan Bencana, Andi Arief: Jangan Asal Pasang Menteri, Lihat Kemampuannya
Andi Arief mengatakan jika maksudnya membahas hal tersebut bukanlah untuk memperkeruh situasi pasca gempa.
Penulis: Laila N
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Andi Arief, tampak menyoroti manajemen penanggulangan bencana, terutama untuk gempa yang melanda Palu-Donggala, Sulawesi Tengah, pada Jumat (28/9/2018) lalu.
Dilansir TribunWow.com, hal tersebut tampak dalam cuitan akun Twitter @AndiArief_ yang diunggah, pada Senin (1/10/2018).
Andi Arief mengatakan jika maksudnya membahas hal tersebut bukanlah untuk memperkeruh situasi.
Akan tetapi menurutnya saat ini rantai manajemen penanggulangan bencana ada yang terputus.
Ia pun menyebut jika hal ini adalah tanggung jawab Puan Maharani selaku Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Oleh karena itu, ia berharap agar nantinya pada kabinet 2019-2024, menteri tidak asal dipilih, tetapi juga dilihat kemampuannya.
Lebih lanjut, Andi Arief juga sempat menyinggung soal penjarahan yang terjadi.
• Mahfud MD: Pancasila Itu Sakti, Dilawan dengan Makar dan Pemberontakan Selalu Menang
Di mana hal ini menurutnya adalah soal dukungan logistik yang kurang dari luar daerah terdampak.
"Bukan saya ingin memperkeruh situasi, menurut saya rantai manajemen penanggulangan bencana ada yang putus,
Harusnya ini tanggung jawab Menteri Puan Maharani.
Saran saya kabinet 2019-2024 jangan asal pasang menteri, lihat juga kemampuannya.
Puan Maharani memang bukan kuda troya memilih istilah @budimandjatmiko , tetapi dia menteri yang paling bertanggung jawab soal penanggulangan bencana. Bukan juga lipstik.
Soal penjarahan itu soal dukungan logostik yang kurang dari luar wilayah terfampak.
Itulah mata rantai penanganan tanggap darurat yang menjadi tugas dan tanggung jawab menteri Puan Maharani," kata Andi Arief.

• Beredar Informasi akan Ada Gempa dan Tsunami Susulan Sebesar 8,1 SR di Palu, BNPB: Hoax