Breaking News:

10 Fakta Penangkapan Terduga Teroris di Riau: Rakit Bom di Kampus hingga Tanggapan Rektor

Nandang memberi kesaksian bahwa daya ledak 4 bom yang ia temukan diperkirakan setara dengan bom yang diledakkan di Gereja Surabaya.

Penulis: Dian Naren
Editor: Dian Naren
Tribun Pekanbaru/Rizky Armanda
Gedung Gelanggang Mahasiswa Kampus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UR dipasangi garis polisi, Sabtu (2/6/2018) siang, sejumlah barang dibawa. 

8. Identitas Terduga

Mereka diketahui juga merupakan alumni FISIP UR.

Diantaranya D dari jurusan Administasi Publik angkatan 2002, K dari jurusan Komunikasi angkatan 2004, dan Z Ilmu Pariwisata angkatan 2005.

Ketiga pelaku diketahui berasal dari Kampar, Inhu, dan ada yang tinggal di sekitar kampus.

Diskusi Arti Pemerintah & Penguasa,Hidayat Nur Wahid Tantang Sudjiwo Tedjo Ciptakan Terminologi Baru

9. Dua Minggu Pengintaian

Nandang mengatakan pihaknya sudah mencium rencana untuk meledakkan bom tersebut jauh-jauh hari.

"Kita sudah memperoleh data awal yang akurat (terkait aktivitas ketiganya). Sudah dua minggu ini dilakukan pengintaian. Rencana Jumat akan ditangkap, tapi karena tidak memungkinkan, baru Sabtu ini dilakukan penangkapan," ujar Kapolda Riau.

10. Tanggapan Rektor

Rektor Universitas Riau, Aras Mulyadi mengaku sangat menyayangkan terkait penangkapan terduga teroris yang ada di kampusnya.

Dirinya mengaku sama sekali tak menaruh curiga.

"Selama ini tidak ada hal yang mencurigakan selama ini. Apalagi yang kegiatannya mengarah ke aksi terorisme. Kami civitas akademika sangat mengutuk ini," kata Aras dikutip dari Tribun Pekanbaru.

Aras melanjutkan, pihaknya sangat tidak mentolerir adanya kegiatan aktivitas yang berbau terorisme semacam itu. (*)

Tags:
Riau
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved